Tuesday, August 25, 2015

Lembah Harau: Dulu dan Kini

Tahun 2005, tugas dinas saya keluar Jawa yang pertama kalinya. Sekalian deh tour de Sumatera Barat. Salah satu yang paling favorit pastinya Lembah Harau Payakumbuh. Sebagian perjalanan tersebut pernah saya kisahkan di postingan tentang napak tilas tour de Sumatera Barat ini. Nah di tahun ini saat ada tugas kembali ke Padang, sebetulnya saya berencana ingin menikmati pantai-pantai selatannya Sumatera Barat. Ee tapi ternyata banyak rekan yang bahkan belum pernah ke Bukittinggi dan sekitarnya. Ya sudah selain Bukittinggi sekalian ke Lembah Harau yuuk, masih seindah dulu kah??
Beautiful Harau and us, in 2005

Saya kutipkan satu paragraf di postingan saya saat itu: "Topografi Cagar Alam Harau adalah berbukit-bukit dan bergelombang, terdiri dari Bukit Air Putih, Bukit Jambu, Bukit Singkarak dan Bukit Tarantang dilengkapi dengan pemandangan 5 buah air terjun ( sarasah ) yang sangat besar. Selain sebagai obyek wisata alam yang luar biasa indah, Lembah harau ini kaya dengan cerita sejarah dan legenda di dalamnya yang semakin memperkuatnya sebagai wahana budaya. must visited place, jika teman-teman mengunjungi Suamtera Barat sempatkan mampir ke Lemah Harau ini."



Dalam kunjungan singkat kali ini saya masih merasakan keanggunan yang sama dari barisan bukit yang menjulang bergelombang di sisi kanan dan kiri saya. Mengapit persawahan yang hijau dan mulai menguning menunggu di panen. Hari itu langit Payakumbuh terang benderang, namun entah mengapa beberapa saat hujan turun di beberapa titik tanpa mendung yang berarti. Beruntung curahan hujan kiranya hanya menyapa sesaat. Saat kami tiba di lokasi, hujan mereda dan laingit kembali cerah. Matahari seakan kembali menantang kami untuk menikmati keanggunan Harau.

Musim panas menyebabkan sumber air mengering. Air terjun di Haraupun kabarnya mengering. Kami urung untuk menaiki bukit dan menyaksikan air terjun yang mengering. Cukup menikmati dingin dan sejuknya air pegunungan Harau dari air wudhu yang berasal dari gunung.  Khawatir hujan kembali datang tanpa diduga. Pun perjalanan akan kami lanjutkan ke Bukittinggi sebelum kembali ke kota Padang dan menyelesakan perjalan hari itu. Mengambil salah satu sisi Harau dengan pemandangan dan suasana yang paling asik untuk diambil gambar.


Saya lupa di spot mana sepuluh tahun lalu saya mengambil gambar dengan ayahnya krucils. Waktu itu belum tahu kalau beliaunya benar-benar akan jadi ayahnya anak-anak saya *eh kok malah bernostalgia sendiri. seingat saya dulu kami berpoto di sini kiri jalan dengan latar belakang air terjun dan ayunan. Naah, tapi kami kemudian menemukan spot yang tidak kalah cantik. Sebuah rumah adat minang, yang tak jauh di bagian depannya mengalir sungai (yang tampaknya buatan) dengan perahu-perahu kayu dan jembatan penyebrangan. Waah cucok deh kalau dijadikan settingan pre-wedding photo. So, mareee kita puas-puas berpoto-poto ria. Cheeers


Harau tetap memberikan nuanasa alam yang anggun dan menawan. Rasanya tak banyak berubah. Sawah menghijau dan sebagian menguning makin mempercantik pemandangan harau. langit yang biru cerah dan gerombolan awan putih makin mempercantik lukisan Tuhan. Hmmm, gonna miss Harau... Pingin deh bawa krucil ke sini. Semoga yaa.

37 comments:

  1. Replies
    1. Bangeet suka sm bukit n lembahnya plus sawah2 ygbluas menghijau

      Delete
  2. yakin deh foto loncat gitu sering gagal jadinya malah cape loncat ,, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha trial n error... Dari 5 jepretan pilih satu yg paling oke. Pake mode khusus utk obyek bergerak nih jd gak terlalu capek

      Delete
  3. suasananya sangat indah, romantis dan sejuk banget ya. KApan ya bisa main kesana mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indah n romantis... Meski terik tp karena angin yang sepoi2 plus banyak warna hijau jd seger di mata

      Delete
  4. loncatnya asyik banget ... heppy banget kayanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya suka lupa sama umur klo begini

      Delete
  5. Cieee mak ophi..sekalian nostalgia nih ceritanyooo...
    Pemandangannya kayak wallpaper2 gt ya mak..cakep

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iyoo nostalgia ceritanyooo. Iya keren bgt buat jd wall paper

      Delete
  6. Replies
    1. Ayooo kesana mak. Smoga bisa segera k sana yaa. Amiiin

      Delete
  7. Tetiba inget ayam den lapeh klo suda gini hihihi

    ReplyDelete
  8. Wah lembah yang indah. pemandangan bukit dan sawahnya yang berwarna hijau...bikin adem

    ReplyDelete
    Replies
    1. adem dan menenangkan...takjub aja gimana ya irama kehidupan masyarakat setempat .. kayaknya menenangkan dan bikin betah

      Delete
  9. Lembah harau memang selalu hijau ya mbak..apalagi.perjalanan kesana.. :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak pernah membosankan...hijau dan melenakan mata

      Delete
  10. Toss ah!

    Saya dan suami juga udah pernah ke Harau, Mak. Berdoa juga bisa bawa krucil ke sana. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin, semoga- semoga. sapa tahu bisa barengan n gratisan *halahhhh mak irits*

      Delete
  11. harau blm prnahhhh :(.. kmrn pas voting mw kemana tujuan outing kantor thn ini, lembah harau masuk sih di list.. tapi temen2 semua lbh milih k belitung :(.. gagal deh pgn liat harau...tapi mungkin kalo sana ga cukup cm weekend doang perginya ya mba... hrs spare wkt seminggu biar puas jelajah sumbar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya weekend kurang puas utk eksplore sumbar terlalu banyak tempat yang keren..seminggu deh tuh cucok bisa puasss

      Delete
  12. kayaknya akhir tahun bakal ke situ, secara dapat adik ipar orang paya kumbuh..., liat fotonya jadi nggak sabar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah...selamat menjelajah payakumbuh dan sumbar...ditunggu cerita serunyaa

      Delete
  13. Replies
    1. katanya aia terjunnya lagi kering kemarin... karena musim panas..jd kami urung ke sana

      Delete
  14. Aaah... aku belum pernah ke Sumbar. Ini obsesi yang belum terwujud. Makanya malu ngaku-ngaku orang Minang. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Smoga terwujud yaa...harus masuk wish list nih. Sebagai orang sumbar harus liat langsung kecantikan sumbar

      Delete
  15. Salah satu tempat yg pengen aku datengin..! Aiih seruu bgt yaa mak..

    ReplyDelete
  16. Salah satu tempat yg pengen aku datengin..! Aiih seruu bgt yaa mak..

    ReplyDelete
  17. Mbak Ophi... tampilan blognya apik bener skrg.... makin keren uihhh. dan fotonya itu bahagia banget sepertinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Ryan..
      sebagian berdasarkan masukan dari para peserta GA kemarin
      alhamdulillah...senenggg

      Delete
  18. Baguuus banget, Mba.
    Ah, semoga bisa ke sana. Oia fotonya sukaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangeeet
      makasiiih...amiiin ayo kesana.

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.