Friday, September 25, 2015

Mengenang Proses Kehadiranmu, Paksi Akhtar Ziayudi

Nak...Ibu dan ayah sempat berfikir bahwa kami akan lebih dulu fokus pada Ka Alinga dan Ka Zaha. Untuk sementara kami tak berpikir menambah jumlah momongan selain mereka. Namun pengalaman gagal dengan kontrasepsi, Ibu dan ayah memilih untuk menggunakan metode alami. Ibupun cukup percaya diri karena percaya dengan memberikan ASI penuh sampai 2 tahun, bisa jadi kontrasepsi alami.




Namun Tuhan punya rencana lain. Ibu masih ingat saat itu akhir Januari 2011, ada kegalauan semacam pikiran ada yang berbeda, pikiran yang semakin menguat saat menstruasi Ibu kemudian datang terlambat di bulan Februari. Saat itu Ibu sedang menjalani perawatan untuk jerawat yang salah satunya dengan konsumsi pil yang mengandung "isotetroin". kandungan pil ini terlarang bagi Ibu yang merencanakan kehamilan atau sedang hamil. Selain keguguran atau meninggalnya janin bisa membuat janin lahir catat. Naudzubilah


Saat konsultasi beberapa bulan sebelumnya memang Ibu ditanya dokter kulit apakah sedang merencanakan kehamilan. Ibu menjawab tidak, karena memang saat itu tak terpikir sama sekali. Dosis yang Ibu konsumsi sangat kecil, namun efek yang sangat signifikan dari obat tersebut bagi wanita hamil dan yang merencanakan kehamilan serta bayi yang di kandung membuat Ibu amat sangat ketakutan. Beruntung Ibu sudah menghentikan meminum obat tersebut saat ada pikiran bahwa ada yang berbeda di rahim Ibu.



Ibu mengkonsultasikan semuanya kepada Obgyn dan bahkan para beberapa pharmasist. Rasa khawatir inilah yang kemudian selain bertanya langsung kepada para narasumber, mendorong Ibu berselancar di dunia maya. Ibu mencari informasi tentang hal tersebut dan bahkan Tuhan mempertemukan Ibu dengan sorang Professor di bidang Pharmacy yang disertasinya mengupas tentang hal tersebut. Ibu kemudian menghubungi beliau dan mengkonsultasikan permasalahan tersebut.

Sang Profesor dengan jawaban yang ilmiah sekaligus menyejukkan meyakinkan Ibu untuk meneruskan kehamilan. InsyaAllah jika sudah sampai masuk bulan ke 3-4, dan janin tetap berkembang berarti memang janin ini baik-baik saja. Karena jika memang terkena efek obat tersebut maka Prof memastikan bahwa janin akan dengan sendirinya tak berkembang dan terjadi keguguran. Beliau bahkan menyampaikan: Bismillah saja Ibu, InsyaAllah janin Ibu sehat dan baik-baik saja.

Jawaban Profesorlah yang akhirnya menenangkan Ibu dan meneruskan proses kehamilan. Iya begitulah awal proses kehamilanmu dek Paksi. Bulan demi bulan semua dalam kondisi baik. Bahkan karena khawatir masiha da efek pil dari obat yang Ibu minuj, meskipun sudah diyakinkan oleh Obgyn bahwa kamu baik-baik saja Ibu kemudian mencoba USG 4D untuk memastikan kamu baik-baik saja. Alhamdulillah, insyaAllah semua baik dan lengkap. Tidak ada yang mencurigakan.

Lahirlah kamu nak, satu hari setelah ulang tahun Ka Alinga yang ke-4. Hanya karena IBu tak mau kalian punya ulang tahun di hari yang sama, maka Ibu minta jadwal diundur satu hari. Sama seperti kedua kakakmu engkau lahir melalui proses sectio. Meski sudah dua kali masuk ruang operasi untuk hal yang sama. Rasa itu tak pernah bisa dikompromi. Bahkan lebih menegangkan dari sebelumnya. Ibu tahu kamu seorang anak laki-laki dari beberapa kali hasil USG.

Setelah menunggu cukup lama karena dokter datang terlambat minggu pagi itu, akhirnya terdengar suara tangisanmu nak. Meledak, kencang...persis seperti Ka Zaha dulu. Putih kulitmu...wajahmu tampan bagai bulan. Beratmu 3,2kg. Prestasi bagi Ibu karena kedua kakamu lahir jauh lebuh mungil tak lebih dari 2,5kg. Kamu diletakkan di dada Ibu. Mencari puting dan tampaknya kamu akan sangat menyukainya. Dua tahun lulus ASI sampai hari ini kamu masih suka mentil. Sudah 4 tahun lhoo..sudah besar mau sekolah. Tak boleh mentil lagi. *Lalu kamu pasti meradang atau merajuk, membuat Ibu tak bisa menolak. Anak nakal rajanya Ibu...!

Semua tampak baik-baik saja, kamu berada satu ruangan dengan Ibu (rooming in). Ada Mide juga yang menemani Ibu. Mide membantu Ibu mengajarimu mimik. Kamu anak pintar dan cepat belajar. Mengisapmu cepat dan semangat. Jagoan Ibu. Sampai 12 jam kemudian kamu muntah darah dan pup berdarah. What's wrong??? Ah kisah luar biasa itu sudah pernah Ibu ceritakan juga di sini.

Baca: Ksatria Terpilihku I 
Baca Juga: Ksatria Terpilihku II

SubhanaAllah sayang, Maha suci Allah yang memberikan pelajaran indah nan berharga dengan ujian yang diberikan pada kami (Ibu dan Ayah) melalui engkau sayang. Ibu melihat miracle...Ibu percaya Tangan Tuhan bekerja, Ibu percaya kekuatan doá.... Ibu percaya Allahlah yang kuasa mengatasi semua logika dan perhitungan manusia bahkan orang sepintar dokter-dokter itu. Allah berkehendak maka jadilah.

Lihatlah sayang..engkau hari ini memasuki usiamu yang ke 4. InsyaAllah sehat tak kurang suatu apa. Semoga kasih sayang Allah selalu bersamamu hingga usai usiamu bahkan hingga di hari akhir. Menjadilah engkau Ksatria Terpilih yang mencintai Allah dan Rasul diatas segalanya, Yang menyayangi Ibu dan Ayah dan saudara-saudaramu karena Allah, menjadi manusia yang bermanfaat, menjadi pendamai, Keberkahan Allah  semoga diberikan padamu sayang. Love you to the moon and back...

With Love
Ibu Ophi
25 September 2015


13 comments:

  1. Selamat ulang tahuuuuun, de Paksi! dari pertama tahu namanya, nama anak terkeren yang pernah saya tahu hehehe. Bagus banget!

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Sehat walafiat selalu... selamanya ya de Paksi... Aamiin...

    ReplyDelete
  4. Masya Allah...baca ini jadi ikut terharu. Sehat selalu ya kak Paksi... Jadi anak yg sholih yaa.. :)

    ReplyDelete
  5. Amiin ya rabb..makasih ateu...salam buat dek Amay n Aga

    ReplyDelete
  6. Mirip dengan kehamilan ketiga saya yg tanpa rencana dan tak dinyana datangnya...
    by the way, happy belated birthday ya dek Paksi....tambah pinter, sehat dan sholih ya...

    ReplyDelete
  7. Happy birthday Paksi, Happy birthday Paksi. Happy birthday, happy birthday. Happy birthday, Paksi!

    *nyanyiiii* hahaha

    Bi Oph, template baru kah? Kece bingiiittt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank mom Ubii n Aiden...
      Hm baru diutak atik dikit say, klo header bikin sendiri tuh utak atik pake picsart *bangga
      Maklumlah emak gaptek macam aku bis bikin header blog tuh rasanya luar biassah xixixi

      Delete
  8. Met ultah paksi ... lucu2 montok yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. I was Motoq om Cumii...cekalang lg agak kuluss...ikutan om cumi yang kulusan cekalang xixixi

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.