Tuesday, November 10, 2015

Senangnya Mengajar Lagi

Ah ini sebetulnya semacam curhatan saja. Karena bersemangatnya saya menjalani kegiatan yang satu ini. Rasanya seperti memutar lorong waktu beberapa tahun silam. Berdiri di hadapan sekelompok orang muda yang dahaga pengetahuan lalu kita sharing dengan sedikit pengetahuan yang kita punya. Interaksi yang hidup di dalam kelas. Sesekali melempar joke dan pancingan pertanyaan sebagai ice breaking.



Hmm in fact, it is still in me. Yup it is a passion to be a lecturer. I was a lecturer once before I got my present job. Indeed I enjoy the learning and sharing process in "the class". It is always excited for me. Now... Find this opportunity within my daily routine make me refresh, so refreshing. 

Sekitar dua belas tahun lalu awal-awal  bekerja di kantor yang sekarang, saya masih menyempatkan mengajar hari sabtu di kampus. Seiring loading pekerjaan rasanya "badan" tak sanggup mendua. Kemudian total saya tinggalkan kegiatan yang rasanya dulu merupakan salah satu cita-cita saya ini. Kesempatan "mengajar" kemudian datang di tahun 2009. Lebih tepatnya menjadi narasumber di sebuah diklat - pendidikan dan pelatihan fungsional bidang perancangan perundang-undangan dan di sebuah training perundang-undangan di almamater kampus saya.

Lama tak ada lagi kesempatan sejenis, sampai akhirnya minggu lalu sepucuk surat penugasan dan permintaan menjadi narasumber dari bagian diklat di kantor saya temukan di meja kerja saya yang selama seminggu sebelumnya saya tinggalkan karena sedang diklat di luar kantor. Agak terburu-buru saya menyiapkan bahan presentasi. Namun excitement suasana kelas, diskusi yang hidup, dan kenangan masa mengajar dulu membuat saya tetap menanti hari h segera datang.


Hanya sebuah kelas kecil. Ada 29 peserta. Semuanya junior saya yang usianya lebih muda 10-15 tahun lebih muda. Beberapa sudah bekerja bareng dengan saya dalam sebuah tim. Mereka para calon perancang undang-undang dan peneliti di instansi kami. Meski ada rasa agak grogi karena sudah lama tak terjun bebas di dalam kelas, akhir setelah lewat 10 menit pertama rasanya saya tak bisa berhenti ngomong hahaha. Mungkin tak kelihatan di depan "murid". Setelah pembukaan dan sedikit ice breaking, saya yang awalnya khawatir terlalu cepat menyelesaikan materi ternyata hampir kehabisan waktu yang kami sepakati untuk latihan kecil di akhir sesi.


Alhamdulillah lancar... yang paling menyenangkan dari kegaiatan mengajar adalah ketika kita bisa menjadi leader dalam kelas yang membuat semua yang berada di dalam kelas bisa terlibat dengan materi yang tengah dipelajari bersama. Saya tidak segan, menembak peserta dengan beberapa pertanyaan. Sekedar memancing perhatian dan sebetulnya bagus untuk melibatkan atau memaksa mereka terlibat hahaha *Moduss. Itulah mengapa mengingat nama-nama peserta menjadi keharusan sehingga terasa lebih akrab dan hangat dengan menyebutkan langsung nama mereka.



Tiga puluh menit terakhir sesi belajar ditutup dengan diskusi antar kelompok. Hasil diskusi kelompok lalu di sampaikan kepada seluruh kelas untuk dikritisi. So far, it works I think... Saya tidak bilang saya pengajar yang bagus, tapi saya menikmati sebagai mana tampaknya mereka para "student"saya juga menikmatinya. Diskusi dan tanya jawab cukup hidup. Tawa dan keceriaan terserak sepanjang tiga jam pelajaran. Sersan saja kita yaa, belajar serius tapi dengan cara yang lebih santai. 

Hmm I was so happy... experiencing again my old passion...still love it. Jadi pingiiin banget deh ikutan kelas inspirasi. Temenku dah colek2, "Ayooo ikutan niih." *pingiiiin. Semoga bisa terwujud :) Hal yang paling penting sebetulnya adalah semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat. Gitu aja sih...amiin

32 comments:

  1. ooh.. mba ophi dulunya dosen hukum toh, baru tauuu.. pantes bikin blog lagi ttg melek hukum :D

    sukses ya mbaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes... I was Nyonya besar...
      hihi iya pingin sedikit sahring ttg hukum juga.
      makasih saay

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. wah, keren mak...saya jg sempet ngajar, ngajar SD tapinya..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya ngajar anak SD dan anak TK pernah juga zaman kuliah mak, ngajar privat SD jugaa

      Delete
  4. Asyiknyaaa...bisa ngajar lagi. Sayapun kangen ngajar kelas besar lagi...

    ReplyDelete
  5. ngisi diklat dan jadi dosen kalo sesekali memang asyik bu, saya baru tingkat SMA SMK saja. Dulu suka ngasih ajar praktikum Kitchen Jurusan Perhotelan konsentrasi Food and Beverage. Pernah dijalani full satu tahun jadi jenuh. tetapi jika sesekali ternyata asyik. buat ngobatin kangen aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah bisa jadi kalau full ngajar ada muncul rasa jenuh juga kali yaa... tp klo sdh passion mungkin jenuhnya jarang2 datehng yaa
      tp beneran memang sesekali kayak ini rasanya refreshing banget

      Delete
  6. Aku juga udah meninggalkan kampus, Phi. Tapi, yang namanya passion mengajar, kita bisa mengajar di mana aja. Semoga Ophi bisa melakoni semuanya dengan penuh cinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak Haya, mengajar bisa di mana aja sebetulnya yaa... dan excitementnya tetep sama lah yaa meskipun bukan di kelas

      Delete
  7. Mbak Ophi keren, berbagai keahlian dikuasai. Ga beralih ke wiraswara ajah mbak, kayaknya hnor per jpl gede ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sempet sih kepikiran mau beralih ke widyaiswara mbak...mau nanya2 juga nih ke temen saya yg di LAN. kan instansi pembinanya di LAN klo widyaiswara.
      ooh ada honor per JPL gitu yaa? bukan sudah masuk tunjangan kinerja? *lalu mata ijooo hahaha

      Delete
  8. Hihi... Ayo maak ikutan KI, biar tersalurkan pasion ngajarmu ;)

    ReplyDelete
  9. keren mak. aku mah ga bisa ngajar, ga sabaran :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha mak riweuh ini, emang aku terlihat spt orang sabar hahaha...
      malah aku mah gak sabaran iniih...
      makanya di kelas suka nembak2 qiqiqiq

      Delete
  10. kelas inspirasi mah beda, phi. ngajarnya anak-anak, monster semua wkwkwkwk :D makanya harus cobain deh. daftar ayo daftaaaar!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha komporrrrr...pingin ulu, masalah waktu niih *eh alesan banget yaaks..

      Delete
  11. saya juga sempet mengajar dan sampai sekarang masih kangen

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah ternyata banyak yang kangen mengajar kayak sayaah *tos

      Delete
  12. Jadi kangen masa masa saya jadi Asdos :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha...itu dia masa2 ngasdos adalah masa2 awal mengajar dan menikmati suasana kelas

      Delete
    2. yah sudah jadi kenangan hanya bisa dikenang berharap bisa ngulang lagi,,, tapi jadi dosen sekaran harus S2...

      Delete
  13. Ternyata mengajar itu asik, aku baru aja mengalami. Selama ini belum pernah, hehehee...dan ternyata bikin nagih.

    Ayo mba, ikutan KI, aku belum berani ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya yaa...bikin nagih.
      pingin ikutan KI juga...tp blom eksekusi juga niih

      Delete
  14. waaa keren sekali, saya dulu juga cita-citanya jadi pengajar, apa daya semua sirna begitu saja..hahahaaa. Semangat Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapa tahu bisa "mengajar" di tempat dan cara yang berbeda mbak gak harus di kelas klo kata mbak haya mah...
      makasyiii

      Delete
  15. Belajar Mengajar, Belajar Senang Mengajar.. Asik, sukses selalu untuk kaka ophi

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.