Wednesday, December 30, 2015

Ayoo, Peduli Bantu Sesama!


Dag dig dug rasanya tak karuan. Menunggu kabar datangnya sekantung darah merah dengan golongan darah B. Kami butuh darah ini untuk dek Paksi segera. Saat itu dek Paksi baru berusia tidak lebih dari satu hari. Harus segera dilakukan transfusi darah karena tiba-tiba 12 jam setelah kelahirannya dek Paksi muntah darah. "Darah masih di jalan bu, kami harus ambil dari kantor PMI yang di Bogor, yang di Kramat Raya sedang kosong." Duuuh, hati saya makin cemas. 

Bahkan ketika adik saya  mengumumkan lewat facebook bahwa kami tengah membutuhkan bantuan darah golongan darah B untuk dek Paksi. Saya sendiri bergolongan darah AB, sedangkan ayahnya O. Tapi sebenarnya bukan masalah itu, ketika beberapa teman yang berbaik hati datang ingin menyumbangkan darah, kami tak bisa terima karena di rumah sakit tempat saya melahirkan tidak tersedia peralatan untuk melakukan proses transfusi darah. Kalau mau, memang penyumbang harus datang langsung ke PMI. 

Menunggu cukup lama akhirnya tengah malam darah yang dibutuhkan datang. Tidak selesai sampai di situ, bahkan ketika kemudian dek Paksi dibawa ke RS. Harapan Kita dan akhirnya masuk NICU. Kami harus bolak balik ke tempat penyimpanan darah untuk kebutuhan transfusi darahnya. Ternyata dek Paksi mengalami gangguan koagulasi yang menyebabkan terjadinya pendarahan di beberapa organ dalam tubuhnya, termasuk di otaknya. Kebutuhan akan darah menjadi sangat signifikan bagi kelangsungan hidupanya saat itu.

Sungguh tak terkira rasa terimakasih dan syukur kami pada para pendonor, yang entah siapa. Darah mereka telah membantu menopang hidup dan nyawa Kesatria Terpilih kami, dek Paksi Akhtar. kami tak mengenal mereka. Saya yakin merekapun tak tahu darahnya telah membantu kami. Atas nama kemanusiaan, kepedulian pada sesama, satu nyawa terselamatkan dari darah mereka. Semoga Allah memberikan kehidupan yang berkah bagi mereka dan amal mereka menjadi penopang di hari akhir. Amiin, doa tulus kami untuk mereka, siapapun mereka. 

Bukan kali pertama saya berhubungan dengan kebutuhan donor darah. Sepupu saya pernah mengalami sakit cukup parah yang membutuhkan banyak bantuan darah. Rekan satu kantorpun sempat membutuhkan banyak darah saat anaknya yang juga new born baby mengalami gangguan darah yang mengharuskannya mengganti seluruh darah anaknya dengan darah baru. Sayang di sayang setiap ada kebutuhan seperti ini saya tak bisa membantu. Iya, saya selalu tidak layak mendonorkan darah. Dari dulu, zaman masih muda kendalanya karena berat badan saya yang terlalu ringan dan tensi darah saya yang rendah. Masalah tensi dan kekurangan sel darah merah ini juga berlanjut sehingga saya selalu tidak eligible untuk mendonorkan darah. 

Saat sedang sehat dan kondisi fit di luar adanya permintaan karena kebutuhan darah, saya selalu menyarankan Ayahnya trio krucils untuk rutin donor darah. Kebetulan kegiatan ini juga rutin dilakukan di kantor kami. Menurut ayah, donor darah ternyata juga bagus untuk kesehatannya. Iya, pendonor justru merasakan efek yang baik apabila rutin mendonorkan darahnya. Sayangnya Ayah krucils pun memang memiliki masalah terkait darah. Ayah krucils rutin mimisan. Sehingga kondisi ini tidak selalu membuatnya lolos ketika hendak berdonor darah. Tapi saat bisa berdonor, Ayah merasakan efek yang baik, "enak di badan" begitu katanya.

Tapi jikapun kita tidak bisa berdonor darah maka kita tetap bisa membantu. Karena PMI juga membutuhkan banyak peralatan dan infrastruktur untuk bisa menjalankan pengumpulan donor darah dan distrubusinya baik dari penyumbang darah maupun bagi yang membutuhkan. Bantuan dana juga tentunya sangat bermanfaat dalam rangka menjalankan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi PMI. Jadi Yuuk jangan ragu untuk jadian bagian dari Bulan Dana PMI.

Sebagai informasi, selain kegiatan donor darah, pengumpulan dan pendistribusian darah, PMI juga punya kegiatan terkait berbagai bentuk pelayanan di saat terjadi bencana, misalnya pelayanan kesehatan, ambulans bahkan dapur umum. PMI juga memberikan semacam layanan konseling bagi korban terdampak bencana. Dukungan psikososial, pemulihan hubungan keluarga, pembinaan pemuda dan relawan, pengelolaan air bersih, dan sosialiasi atau diseminasi tentang kegiatan palang merah. Tentu saja kegiatan-kegiatan kemanusiaan tersebut juga membutuhkan sokongan dana. Perluasan kegiatan ini tentu melihat adanya kebutuhan kemanusiaan di lapangan selain kebutuhan akan darah.

Jadi, Ayoo, peduli bantu sesama! dengan turut serta mensukseskan Bulan Dana PMI. Tidak berhenti hanya pada momen itu saja sebetulnya. Kapanpun saat kita merasa punya kelebihan rezeki untuk membantu sesama tentu bisa disalurkan dengan berdonasi ke palang merah. Bantuan bisa dilakukan dengan melakukan transfer melalui rekening berikut ini.

Bank BCA Kantor Cabang Utama Thamrin Nomor Rekening : 206-38-1794-5 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.

Bank MANDIRI Kantor Cabang Kramat Raya Nomor Rekening : 123-00-17091945 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.

Bank DKI Kantor Cabang Utama Juanda Nomor Rekening : 101-03-17094-7 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.
Tidak harus dengan berdonor darah kita tetap bisa membantu sesama dan memberi arti bagi kehidupan dan kesehatan orang lain melalui mendistribusian darah bagi mereka yang membutuhkan. Bisa berdonor darah tentu sangat baik, jika tidak, maka ikut aktif dalam pengumpulan dana bagi PMI tentu memiliki makna yang tidak sedikit. Mari berbagi karena dalam setetes darah yang sampai kepada yang membutuhkan ada harapan hidup dan kebahagiaan. InsyaAllah amal baik kita menjadi bekal abadi. Atas nama kemanusiaan dan kasih sayang kepada sesama, jangan ragu berbagi, kita mulai di Bulan Dana PMI.




34 comments:

  1. dlm setahun saya bisa donor darah sampe 3x. bener emang, ke badan tuh rasanya lebih enak kalo abis donor. feeling so good gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. setetes darah memang sangat berarti untuk menyambung nyama seseorang, apalagi saat kita membutuhkan darah ada yang menyumbagkan darah..sangat berterimakasih sekali kepada yang membantu..

      Delete
    2. iya mbak..terimakasih tak terhingga..nyawa lhoo yang terselamatkan

      Delete
    3. ih uluuu..beruntung banget ih, banyak pahalanya. berguna banget itu darahmu. dan rupanya enak juga ya di badan

      Delete
  2. Setetes darah sangat berarti bagi kehidupan orang lain, di tempat saya kerja juga rutin diadakan donor darah tapi saya belum memenuhi syarat untuk jadi pendonor, good luck mak opi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mak...sy juga gak memenuhi syarat...
      bantu dalam bentuk dana juga manfaat ya
      makasih..amin

      Delete
  3. Pengen lah donor darah entah knp kalo udah sampw tekape nyali jd ciut :(

    ReplyDelete
  4. Efek donor darah luar biasa. Tidak hanya untuk pendonor, tapi juga yang menerima donor. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ternyata bagus buat kesehatan si pendonor juga

      Delete
  5. setetes darah yg didonorkan sangatlah penting...

    ReplyDelete
  6. gak main2 ya ternyata ya jadi pendonor, harus sehat dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak..wajib sehat dulu utk bs membantu donor darah

      Delete
  7. Memang bener ya donor darah itu penting, apalagi kalau darahnya tergolong langka. Bisa menyelamatkan nyawa banyak orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kayak golongan darahku yang AB mak leyla ...jarang banget

      Delete
  8. Alhamdulillah dek Paksi terbantu. Sy pernah mengalami dilema yg menyedihkan waktu ibuku operasi, bersamaan dg adanya pasien gawat. Sy tdk boleh nyumbang pasien tsb krn utk jaga2 ibu sy. Akhirnya operasi ibu sy tdk membutuhkan tambahan darah sy, tp pasien gawat tsb keburu meninggal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah banget mak lus, dek Paksi terbantu bgt.
      waah memang belum rezekinya almarhum yaa...so sorry...

      Delete
  9. Setetes darah yg penuh arti ayoo dukung terus PMI

    ReplyDelete
  10. Pengen sih jadi pendonor darah tapi belum cukup umur selain itu jarum suntiknya jg menakutkan

    ReplyDelete
  11. pmi lebih luas skrg ckaupannya ya mak ophi, gk bs donor darah, bisa bantu dana..
    nice info
    tengkiu yak

    ReplyDelete
  12. Karena sekarang nggak bisa jadi relawan PMI kayak jaman muda dulu, saya selalu berharap bisa donor darah rutin dengan menjaga pola makan dan hidup sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah keren ini mantan relawan PMI...aktif ya dulu mba...
      iya pola makan juga membantu stamina gar lolos berdpnor ya

      Delete
  13. Gak tau kenapa saya ga pernah berhasil donor darah. Hiks. Sekarang pengen bantu pake selain darah deh jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang ada syarat2nya mba utk bs donor darah. gpp bantu selain darahpun tetap nilainya tidak berkurang...semangat

      Delete
  14. setetes darah saves lifes ya ...

    di sekitar tempat kerja..suka ada acara rutin utk donor darah...

    ReplyDelete
  15. Terenyuh baca cerita dek Paksi. Saya insyaallah April lahiran, doakan sehat yaa mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin..semoga lancar, sehat bunda dan ananada...

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.