Friday, June 1, 2012

Power of Dream : Kekuatan Impian…


Bisnis MLM memang bisnis impian, bisnis yg memposisikan mimpi di tempat yg sangat penting, mimpilah salah satunya yang menggerakkan mereka yang sukses di bisnis ini..


Dan saya kok percaya akan kekuatan mimpi, impian …jadi tidak heran klo mrk yang sukses di bisnis ini adalah mereka yang berani bermimpi dan meperjuangkan mimpinya itu…

Hmmm, sy sudah punya impian dan target, iyahhh sy harus segera DIAMOND, supaya bisa segera resign/pensiun dini dan bs fokus sama anak-anak…bisa lebih sering  berada bersama-sama mereka saat mereka butuh saya untuk berbagi segala hal…

Hmm awalnya saya ragu…apa bisa phi?DIAMOND dengan setumpuk kesibukan kantor yang sangat demanding, bahkan dari 5 hari seminggu saya masih harus  meninggalkan anak2 karena harus mengikuiti rapat-rapat baik di dalam maupun di luar kota, tidak jarang akhir minggupun,  saya harus saya relakan waktu kumpul dengan anak2 karena tugas kantor…TAPI SEMAKIN HARI, Semakin saya sering keluar kota, atau rapat dan menghabiskan waktu tanpa anak2 semakin saya yakin bahwa SAYA BISA dan HARUS BISA SEGERA DIAMOND agar saya bisa mewujudkan mimpi saya.

Sekarang setiap saat batin saya berada dalam dilema antara tugas kantor dan anak-anak di rumah, setiap saat itulah saya yakinkan hati saya, saya harus bisa dan pasti bisa DIAMOND…Selalu saya ingat dalam hati…agar jadi ketetapan di hati…insyaAllah…Bismillah,

Sebagai afirmasi, saya juga menyimpan poto Honda CRV…ini kok jadi cocok sekali dengan mimpi saya sebelumnya, wanna drive my OWN car…dan InsyaAllah that car will be belong to me, as a Diamond…amiiiin ya  rabbal ‘alamiiin.

Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut dianggap aneh, bahkan mereka yang sinis menganggap hal-hal seperti ini sebagai sesuatu lelucon n mimpi2 belaka…

Tapi saya sdh membuktikan kekuatan impian, if one of my dreams has came true, I believe another is possible…



Iya saya pernah punya impian, yang pada saat itu mungkin bahkan bagi sebagian orang bakal hanya jd mimpi saya, mimpi di siang bolong… saya, murid di sekolah kampung, pingin bisa sekolah di luar negeri… dan yang saya tahu cuma bahwa caranya adalah dengan Beasiswa…hmm dengan bahasa inggris saya yg pas-pasan?…saya tidak pernah ikut kursus bahasa inggris..walopun nilai bahasa inggris saya di antara teman2 sekolah paling menonjol, tapi apalah, sekolah saya cuma sekolah kampung…

Tapi saat itu saya menanamkan keyakinan bahwa suatu hari saya pasti bisa mendapat beasiswa ke luar negeri..pasti!!! entah bagaimana caranya. Saya begitu membanggakan kamus bahasa inggris John Eschol’s (hmm sy sdh lupa ejaannya), yang dihadiahkan seorang senior saya yg kuliah di Jakarta…

Saat saya memasuki masa kuliah di Jakarta (impian itu makin subur, sy bahkan menyimpan postcard bergambar keju, bunga tulip dan kincir angin, dari kakak senior di kampus yang mendapatkan kesempatan mengikuti fellowship di Belanda, selalu saya simpan postcard itu menjadi pembatas buku2 yang saya baca.

Semua masih menjadi mimpi sampai saya selesai kuliah S1. Karena keinginan utk mengupgrade bahasa inggris saya dengan mengikuti kursus di lembaga pendidikan khusus, tidak mampu sy penuhi, karena honor saya mengajar (saat kuliah, sy sudah mulai mengajar) dan uang beasiswa (terus terang sy mmg pemburu beasiswa, tanpa beasiswa sy mungkin tdk bisa melanjutkan sekolah smp selesai) yg sy sisihkan Cuma mampu membiayai saya kursus smp level intermediary..tdk smp selesai…tidak ada dana…

Tapi setelah lulus kuliah, sambil mencari lowongan kerja tetap dan mecari info2 beasiswa, saya tetep menyimpan mimpi saya..semakin hari semakin muncul keberaian dan semakin sy berusaha utk menggapainya..beberapa kali mengikuti seleksi, beberapa kali gagal, bahkan smp tahap akhir/interview…

Dan akhirnya, pada saat yang sudah Tuhan tentukan,  kesempatan itu datang, justru bukan pada saat sy ikut seleksi, rupanya pada seleksi akhir beasiswa yg saya ikuti kualifikasi sy sdh memenuhi standar n persyaratan tp “jatah” yang terbatas, membuat saya tidak lolos terseleksi…dan saat kesempatan dibuka, saya langsung dipanggil untuk mengikuti training persiapan bahasa n bisa langsung berangkat tanpa proses seleksi dari awal…sungguh saya tidak menduga “min haitsu laa yahtasib…”

Semua indah pada waktunya….

Saya bisa sekolah di luar negeri meski bukan di Belanda, bisa mengajak suami n melahirkan anak di Melbourne…dan alhamdulillah dengan sedikit tabungan saya dan adik saya (yang tidak lama setelah sy berangkat ke Australia juga mendapat beasiswa ke UK) bisa mempergihajikan ibu kami…alhamdulillah...

Memang salah satu impian saya utk membahagiakan mereka adalah mempergihajikan mereka, almarhum ayah saya belum sempat sy bahagiakan, tp alhamdulillah…sy bisa berkesempatan mewujudkan impian ibu saya…

Saya pun menggantungkan Impian saya di bisnis ini, melihat mereka yg sudah sukses dan bs memenuhi impian mereka, belajar dr pengalaman impian saya…

Saya berteguh hati n percaya, suatu hari impian saya akan nyata…dengan BEKERJA, BERGERAK N BERDOA…

Sudah saya susun target2 saya, jangka pendek n jangka panjang..

InsyaAllah…ada jalan..amiiin (semesta mendukung…)
Ini impian saya, apa impian anda?

Kita kejar bersama2 yuuuk supaya lebih berkah….

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.