Thursday, April 10, 2014

Menteng Park: Another Park to Green Your Day..

Selesai menunaikan hak dan kewajiban menyoblos, what next? Tadinya mau langsung jalan eh ternyata de Paksi rewel dan ngantuk. Ngelonin de Paksi sambil nemenin Ka Alinga mengerjakan setumpuk PR sebagai ganti dari libur seminggu karena anak kelas 6 UN. Judulnya memang bukan libur tapi belajar di rumah. Kelar sudah semua PR Ka Al yang sambil tersungut-sungut karena banyaknya PR, "aku capek bu...tanganku sakit ngerjain PRnya, mana susah lagi..." hiks kasian juga melihat anak yang belum genap 7 tahun ini mengerjakan PR Math & English yang menurut saya terlalu sukar untuk anak seusianya.

Semua bisa dikerjakan dengan baik sih sama Ka Al. So far, nilai-nilainya pun selalu bagus dan dia terlihat happy belajar. Tapi tetep kadang di hati kecil ibunya ini tersimpan rasa kasian. Perasaan ibunya ini dulu waktu kelas 1 SD baru belajar membaca :D. PR terakhir untuk science project yang belum bisa diselesaikan harus beli alat-alatnya dulu, ah ini sih bukan PR untuk anaknya tapi untuk Ibunya, membuat karya dari bahan kain flanel yang dijahit dengan benang rajut berbentuk berbagai benda langit. Anak kelas 1??? Ah... Yaa seperti biasa Ka Al jadi peran pembantu, peran utamanya ya pastinya Ibunya ini.



Selepas Zuhur meski cuaca cukup terik kami tetap berniat keluar. Makan diluar dan mengajak krucils bersenang-senang. Iya hari ini Ka Zaha ulang tahun yang ke -5. Sekalian cari cake untuk dipotong, simbolis perayaan ultahnya.

Awalnya kami berniat ke BX Change Mall. Waah ternyata ramai luar biasa, parkirpun harus antri. Akhirnya kami memutuskan ke Bintaro Plaza saja. Sambil menunggu makanan, anak-anak bermain di play ground yang tersedia di sudut resto. Selesai makan, kami mencari cake ultah Ka Zaha. Awalnya anak-anak minta naik delman yang biasanya tersedia di sekitar sektor 7. Tapi kami berubah pikiran, bagaimana kalau kita main ayunan saja di taman, Menteng Park. Semua setuju, anak-anak memang penasaran main di taman ini karena sudah sering melewati taman tersebut tapi belum kesampaian untuk singgah dan bermain.

Ruang terbuka hijau yang terletak di sektor 7 Bintaro Jaya ini posisinya tepat di sebrang perkantoran CIMB Niaga. Taman cukup ramai saat itu, serasa weekend saja. Banyak yang menghabiskan libur setengah hari ini untuk sekedar menikmati suasana segar di sini rupanya. Masuk dari sebelah Komplek CIMB Niaga, kami harus menyebrangi jembatan untuk bisa sampai ke bagian utama taman. Melewati bagian luar sebuah resto dengan menu bebek yang juga cukup ramai. Oh iya ada patung dewa dewi sebelum menuju jembatan, yuuk kita berpose dulu :). Sungai yang membelah kedua sisi taman, terlihat keruh dan kurang bersih, tampaknya sungai ini mengalirkan limbah rumah tangga. Tapi untungnya tidak berbau menyengat sehingga tidak menganggu.

Taman ini sebetulnya tak terlalu luas. Jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan taman/hutan kota 1 BSD terlebih hutan kota 2 BSD. Namun seperti layaknya Ruang Terbuka Hijau, selain dilengkapi jogging track, tempat duduk, dan berbagai pepohonan yang sebagian besar terlihat masih baru, taman ini dilengkapi sarana bermain anak yang lebih banyak. "Tamannya lebih kecil ya bu dari Hutan Kota 1, tapi di sini mainanya banyak. Aku suka main di sini" Ka Al berceloteh. Jenis pepohonan yang ada juga lebih beragam. Sebagian besar memang terlihat masih berusia muda, yaah taman inipun belum lama dibangun. Beberapa jenis pohon diberi nama beserta keterangan singkatnya. Jadi bisa tetep sambil belajar yaa sama anak-anak.


Ada beberapa ayunan dan sebuah perosotan yang dibuat sedemikian sehingga untuk menaikinya anak-anak harus melakukan semacam panjat tebing mini. Cukup representatif untuk tempat berkumpul menikmati udara terbuka bagi keluarga dengan anak-anak kecil. Susana cukup ramai, banyak keluarga dengan anak-anak, atau pasangan dan gerombolan muda mudi.

Sayangnya tampak masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan terutama di dekat pintu masuk dimana banyak pedagang makanan mangkal. Saya melihat ada beberapa tong sampah disediakan, tapi masih ada sampah yang tercecer. Ada juga pedagang balon yang mangkal. Satu-satunya pedagang yang masuk ke dalam taman dan menjadi favorit anak-anak. Anak-anak saya biarkan bermain sepuasnya, berlarian, main ayunan, perosotan bahkan berkejaran.

Menjelang sore kami putuskan untuk pulang, anak-anak sudah mulai capek dan rewel. Hmm lain waktu Menteng Park di Bintaro Jaya Sektor 7 ini bisa jadi alternatif menghabiskan waktu dengan anak-anak. Suasana lumayan sejuk dan rindang, lapang, tersedia sarana bermain anak dan tentu saja gratis. Bagi yang bertempat tinggal di selatan Jakarta, taman ini bisa jadi alternatif lhoo :)

8 comments:

  1. Mak Ophi tinggal Dimana? Saya di Bintaro juga loh tapi blom pernah ke Menteng Park..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, saya bintaro sono-an dikit mak... sono-an banyak ding, saya di ciputat mak. cuma kalau jalan seringnya ya ke bintaro atau BSD niih..
      ayoo jjs di situ mak, ngadem bawa anak-anak

      Delete
  2. Sepertinya saya tau daerah ini ...
    Beberapa tahun lagi pasti akan rimbun, adem ... karena pohonnya sudah semakin membesar ...

    Salam saya

    (10/4 : 1)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul om, sekarang memang msh belum terlalu rimbun. mampir om... buat ngadem2... klo bosen ngadem di cafe atau mall hehehe
      makasih dah mampir om

      Delete
  3. Asyik kalau makin banyak taman macam ini di kota-kota di Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, biasanya sih eh harusnya sih ada yaa, kan RTH alias ruang terbuka hijau kan wajib ada tuh di setiap kota termasuk kota satelit spt BSD dan Bintaro

      Delete
  4. seru...sekarang sudah banyak bertebaran taman hijau di tengah kota ya mbk...
    salam kenal^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak... masih kurang sih mak... harus diperbanyak dan dipelihara
      salam kenal juga, makasih dah mampir

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.