Tuesday, July 28, 2015

Liburan Impian Keluarga Bersama Garuda Indonesia

Saya pernah bercerita dalam postingan beberapa waktu lalu bahwa di 2015 ini, ada beberapa rencana liburan keluarga yang ingin kami wujudkan. Iya semacam liburan impian keluarga. Yang masuk dalam list adalah Ujung Genteng, melihat penangkaran penyu; menikmati pantai-pantai Lampung yang eksotis; camping cantik sekeluarga di Cigugur Sukabumi; main seseruan dan menjelajah kuliner Malang dan mendaki Bromo yang menantang; mandi air panas di Garut; dan membayar janji pada trio krucils main di wahana outdoor di Jungleland Sentul.



Sudah pertengahan tahun dan baru dua impian yang terlaksana. Ke Garut awal tahun dan seseruan di Jungleland sebulan yang lalu. Hmm masih banyak yang tersisa dalam daftar. Bisa mewujudkan dua saja dari daftar tersebut rasanya sudah bagus. Masalah waktu dan mensiasati antara kesibukan kantor dengan masa sekolah anak-anak ternyata hal yang paling menantang. Rasanya liburan keluarga tahun lalu yang demikian seru dan berkesan membuat kami tetap mencoba menguatkan rencana di sisa waktu setengah tahun ini.

Masih lekat dalam ingatan keseruan dan eksotisme berlibur di pantai selatan Banten. Pantai-pantai nan eksotis sepanjang Sawarna Banten. Yang tak kalah seru liburan pertama kami sekeluarga keluar pulau *halah, maap kalau agak norak*. Pertama kalinya juga tro krucils, Ka Alinga (8 thn), Ka Zaha (6,5 thn), dan Dek Paksi (4 thn) merasakan berlibur dengan menggunakan pesawat terbang untuk sampai ke tujuan wisata. Alhamdulillah mereka merasakan pengalaman pertama terbang dengan armada pesawat terbaik di Nusantara. Yup Garuda Indonesia. Ka Alinga waktu baby sih pernah merasakan terbang dengan salah satu armada penerbangan asing, "tapi mana aku ingat rasanya bu?". Nah jadilah penerbangan dari Soekarno Hatta ke Tanjung Pandan Belitung dan sebaliknya sebagai pengalaman pertama tak terlupakan bagi mereka.

Kami tentu tak ingin liburan seru dan merasakan terbang bersama Garuda Indonesia ke Pulau Laskar Pelangi menjadi liburan mereka yang pertama dan terakhir untuk mereka. Selain semakin eratnya tali kasih sayang karena kebersamaan yang kami dapatkan dari liburan keluarga, banyak pelajaran berharga yang anak-anak dapatkan dari berlibur. Bukan hanya sekedar senang-senang atau keseruan sesaat. Mereka juga belajar sabar, dituntut kompak, siap beradaptasi dengan berbagai situasi yang kadang tak terduga.


Bagi sebagian keluarga, bisa berlibur ke luar daerah apalagi dengan menggunakan pesawat merupakan impian yang harus direncanakan jauh hari sebelum bisa terwujud. Itu yang terjadi pada keluarga kecil kami. Ziayudi Family... Ayah dan Ibu harus rajin menabung supaya bisa membawa krucils travelling. Namun rasanya "worth it", saat melihat wajah bahagia mereka menikmati liburan. Keceriaan dan rasa penasaran dengan pengalaman terbang pertama kalinya tampak menjadi salah satu faktor yang membuat liburan ke Pulau Laskar Pelangi tahun lalu menjadi kenangan manis tak terlupakan bagi mereka. Yup, to be honest it's such memorable experience for our family.


Meski kami harus menunggu agak lama di bandara Soekarno Hatta karena berangkat terlalu pagi *saking rajinnya mau terbang pertama kali hahaha*. Anak-anak tetap ceria karena bahkan di bandara dan ruang tunggu mereka masih bisa bermaim dan berlari-lari. Ka Al bahkan asyik menonton film Mulan yang diputar di ruang tunggu. Mereka dengan antusias menunggu panggilan boarding dengan mendengarkan setiap pemanggilan boarding melalui pengeras suara.

Keseruan belum berakhir saat dalam penerbangan yang hanya memakan waktu 45 menit itu mereka disambut pramugari yang cantik dan ramah. Menawarkan permen dan mainan/souvenir. Tentu saja kami juga mendapat snack dan air putih. "Ibuu, kalau naik pesawat pasti dapet mainan ya??". Tidak selalu, karena sepengetahuan Ibu, hanya Garuda Indonesia yang mempunyai program semacam ini untuk penumpang anak-anak. "Waah akhirnya bisa juga ya kita naik pesawat Garuda beneran bu..." Ka Al tersipu malu. Mereka sudah beberapa kali naik pesawat Garuda di Anjungan Museum Transportasi TMII, "iya tapi Garuda yang itu gak bisa terbang bu..."

Mengapa pengalaman liburan pertama dengan Garuda kemarin menjadi sangat berkesan??  antara lain karena untuk tiket trio krucils, Ayah dan Ibu tidak perlu mengeluarkan biaya. Beneran?? Yup... tiket pulang pergi Jakarta - Tanjung Pandan - Jakarta untuk mereka bertiga merupakan hasil penukaran mileages dari Garuda Frequent Flyer /GFF kami berdua. Saya dan suami memiliki sejumlah perolehan mileages dari Garuda yang belum ditukar. Sayang di sayang karena akan hangus separuhnya jika tak segera digunakan sampai waktu tertentu. 

Tidak harus ditukar dengan tiket perjalanan sih, bisa juga dengan berbagai cindera mata, souvenir atau barang-barang yang dijual di Garuda Shop selama penerbangan. Tapi jika bisa ditukarkan dengan tiket kenapa tidak?? Bahkan saat itu untuk tiket kami berdua, kami mendapat discount 10% dan dari pembelian tiket tersebut tentu tetap menambah poin milages kami. Jadi tetep deh gak mau rugi ya. *Hahahaha lirik Mak Irits*.

Nah tahun ini maunya sih bisa dapat gratisan lagi nih. Sebetulnya kami juga masih punya "tabungan" milages. Naah kami langsung berhitung nih liburan keluarga kemana nih yang akan diwujudkan bersama Garuda Indonesia tahun ini? Sebetulnya saya sih pinginnya ke Lampung. Saya mah memang beach lover. Penasaran banget dengan cerita keindahan pantai-pantai di Lampung. Apalagi beberapa waktu lalu mengunjungi blog seorang rekan blogger yang mengupas tuntas kecantikan pantai-pantai di Lampung. Haduuh, beneran deh kebawa mimpi.

Naah cuma, ayahnya anak-anak lagi pingin ke Gunung. Haishhh... iya, apalagi setelah beberapa waktu lalu saya menceritakan keseruan perjalanan saya dan rekan kerja ke Bromo. Hmm makin kuat deh keinginan Ayah untuk mengajak krucils mencoba keseruan perjalanan yang menantang ke Bromo. "Kan tahun kemarin sudah ke pantai, tahun ini kalau bisa ke gunung deh."

Saya langsung meluncur ke garudamiles.com dan mengecek berapa banyak miles yang harus kami tukarkan untuk ke dua kota tujuan kami tersebut. Di website tersebut terdapat kalkulator miles yang selain bisa menghitung berapa jumlah miles yang kita butuhkan untuk menukarkannya dengan tiket penerbangan yang kita kehendaki, sebaliknya kita juga bisa mengecek berapa perolehan miles yang kita peroleh dari pembelian setiap tiket penerbangan. Masing-masing tujuan dan kelas mendapatkan miles yang berbeda. Praktis dan sangat membantu merencanakan penrbangan.

Hmm ke Lampung kami hanya membutuhkan 4000 miles untuk satu kali penerbangan. Sebetulnya jika digabungkan miles milik saya dan ayahnya, cukup kok untuk menukar 5 tiket pulang pergi Jakarta - Bandar Lampung. Gimana gak seru kan tuh??Liburan dengan Garuda tanpa membayar?? *nyengir lebar ala Mak Irits*



Menghilangkan rasa penasaran, saya coba cek untuk penukaran miles ke Malang. Ternyata butuh dua kali lipat. Iya Jakarta - Malang harus ditukar dengan 8000 miles. Kami bisa aman sih pergi ke Malang, Nah tapi untuk tiket kembali harus membeli full tiket. Ehh tapi siapa tahu bisa dapat diskonan lagi seperti tahun lalu *Mak Irits Mode On*.  Malah Ayahnya mengusulkan kalau mau lebih seru pulang dari Malang ke Jakarta kita bisa naik kereta api. "Anak-anak pasti seneng banget tuuh, bisa puas terbang dengan pesawat dan pulang dengan kereta, gimana bu??" Hmm saya yang awalnya kekeuh pingin ke Lampung jadi goyah deh nih...*galau*

Terlebih memang selain ke Bromo, kota Batu Malang menawarkan berbagai wahana wisata yang sangat lengkap untuk keluarga. Saya juga masih terbayang-bayang kulinernya Malang yang maknyoss tapi ramah di kantong. Upss teryata Malang juga punya laut dan curug yang bagus lhoo...haduuuh makin galau deh nih. Jadi tahun ini liburan kemana ya Ziayudi Family???. Kemanapun pastinya terbang bersama Garuda Indonesia dung yaa. "Ibu nanti aku mau pilih mainannya mobil-mobilan tentala ajah" Yaah Dek Paksi sudah siap-siap pilih souvenir dari Garuda tuh.

Oh iya, salah satu tips menikmati liburan keluarga adalah menghindari musim liburan. Tahun lalu kami memang sengaja mengambil cuti dan membuat jadwal liburan di tengah masa belajar anak-anak. Eh tapi cuma bolos satu hari kok dari sekolah. Kami bisa lebih puas menikmati obyek wisata tujuan justru di saat pengunjung tidak terlalu padat. Seperti dua liburan keluarga kami tahun lalu. Baik ke Sawarna maupun ke Belitung. Dua-duanya di luar masa liburan. Ahhh puas deh menikmati pantai-pantai dan obyek wisata di kedua tempat tersebut. Serasa kami berada di private beaches, karena pantai tidak terlalu ramai. Bahkan beberapa kali kami sekeluarga saja yang tengah menikmati indah dan nyamannya pantai-pantai Indonesia tersebut.

Oke, segera dimatangkan waktu dan biayanya, senang rasanya ada program Garuda Frequent Flyer  yang memungkinkan kami bisa mendapat manfaat dari mileages yang kami dapatkan dengan menggunakan pesawat Garuda dalam penerbangan kami. Jadi makin  semangat terbang dengan Garuda Indonesia.


20 comments:

  1. ada link lombanya mak? sukses ya, saya belum pernah naik garuda, kalo maskapai lain pernah, biasa nyari promo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini mak https://www.facebook.com/notes/garuda-indonesia/gadreamholiday-blog-competition/856449907803066
      nanti sy cantumin deh di akhir postingan. gak wajib jd lupa deh

      Delete
  2. Hampir lupa ada lomba ini. Ikut juga ah, ntar kita jalan2 bareng ya Mak, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, hayuuuk makin seru bareng2 mak...

      Delete
  3. Pengalaman pertama naik Garuda pas umroh awal tahun 2010 yang lalu.. Menempuh pejalanan selama 9 jam hingga selamat sampai di tujuan adalah sesuatu yang berkah banget.. Selama perjalanan di udara aku dan suami merasa tenang.. Mungkin karena ada rasa kepercayaan yg sangat tinggi terbang bersama Garuda yg membuat kami tak was2 menempuh perjalanan panjang ini.. Alhamdulillah, terimakasih banget pada Garuda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ... nyaman dan tenang ya mak. Jd makin khusyu ibadahnya

      Delete
  4. Jarang bgt naik Garuda jd garudamiles nya pancet aja segitu..ga nambah2 :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo atuuuh tambahin mak... lumayan nambah2 miles buat gratisan tiket hehehe

      Delete
  5. Waktu pertama kali naik garuda saya "ndeso" banget, secara baru tahu kalo kursinya lebih empuk dari low cost n dapat kue n minum :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... alhamdulillah lebih nyaman yaks... nagih dung ya naik garuda lagi hehehe

      Delete
    2. alhamdulillah nyaman dung yaks... trus nagih dung naik garuda lagi hehehe

      Delete
  6. postingannya komplit banget mak :D
    saya coba ingat2 dulu masih punya foto boarding pass garuda gak.. pengen ikutan lombanya juga :) makasih infonya ya mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 mak...ayo ikutan jugaa masih lama kok. btw gak harus ada poto boarding passnya kok. bisa jg poto yang lain mak. sukses yaa

      Delete
  7. Iya, garuda emang beda dari maskapai lain! Kemarin baru pertama kali naik garuda hehe
    First visit nih bun, salam kenal ya dan ditunggu kunjungan baliknya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sok atuh dibuat tulisan buat lomba juga. makasih sdh mampir

      Delete
  8. Liburan memang paling asyik deh. Apalagi dg keluarga tercinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... kemana aja asyik klo sama keluarga yaa

      Delete
  9. Wow3x Ophi, banyak amir planning liburannya untuk tahun 2015 ini, semua tempat yang didaftar dalam list, semuanya bikin ngiler jadi pengen juga berkunjung. Tapi ya, kunjungan serupa yang Ophi lakukan, tentu saja harus diprakarsai oleh anak-anak Bunda. Mudah2an tahun ini kami memiliki jeda untuk berlibur. Aamiin. Bahagianya 3 krucils, ya.

    ReplyDelete
  10. OOT nih, header tampilan blognya ciamik dweh.

    ReplyDelete
  11. Saya tertarik dengan tulisan anda,
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Pariwisata

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.