Trio Krucils sangat antusias saat Mom of Trio mengajak mereka berpetualang di negeri dinosaurus. "Waah Dino yuyus ya buu?" Dek Paksi waktu kecil menyebut Dinosaurus sebagai Dino Yuyus. Hmm meski bukan yang pertama kali melihat dunia dinosaurus tapi mereka ini pecinta Dino dan segala kisah tentangnya sehingga tak kalah antusias meski ini untuk kesekian kalinya bakal berpetualang di Negeri Dino, beda tempat sih dari sebelum-sebelumnya. Di mana?
Kali ini di Taman Mini Indonesia Indah. Yups, ada anjungan baru di TMII namanya Taman Legenda Keong Emas, nah salah satu wahana di sana adalah Petualangan Dinosuarus. Hmm hanya saja masuk ke anjungan ini agak berbeda dengan anjungan lainnya di TMII.
Masuk ke sini kita akan diberi gelang yang harus dipakai sepanjang berada dalam lokasi anjungan. Kita bisa membayar tiket masuk secara "terusan" untuk semua wahana atau membayar untuk wahana-wahana tertentu saja. Intinya gelang ini bisa diisi deposit dengan nilai minimal lima puluh ribu rupiah (Rp.50.000,-), nanti kalaupun ternyata depositnya kurang saat masuk salah satu wahana bisa kita isi atau top up di depan masing-masing wahana dan jika lebih di pintu keluar deposit akan dikembalikan.
Hmm namanya sistem ticketing terpadu berupa gelang RFID (Radio Frequency Indentification) mulai dari pembelian tiket masuk, wahana permainan, makanan/minuman ataupun suvenir.
Oh iya, kita tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman selama di sana. Hmm padahal pasti anak-anak butuh banyak minum karena kondisi cukup terik. jadi yang pasti harus membeli minuman dan makanan di dalam yang gak bisa kita bayar cash, ya bayarnya dari deposit yang kita isi di gelang RFID tadi. Hmm dan harga makanan terutama minuman terhitung mahal bo! untuk air mineral ukuran kecil sekitar 300ml aja dibandrol 15 ribu. Mahal kan?
Baiklah lanjut yaa ke tujuan utama kita. Meski tujuan utamanya hendak bertualang dengan para Dino, tapi saat memasuki anjungan ini dipastikan kita dan anak-anak akan langsung terpancing dengan beberapa wahana lainnya seperti Mata Legenda sejenis kincir raksasa dan Taman Tirta sebagai Wahana Air dengan kolam renang dan berbagai permainan air. Kami kemarin mencoba beberapa wahana lain, istirahat makan siang dan sholat baru kemudian mengakhiri petualangan bersama Dinosaurus
Apa yang berbeda dengan Petualangan Dinosaurus di sini? Dek Paksi pernah berkunjung ke beberapa wahana sejenis. Namun yang mebuat menarik di sini wahana dibuat sealami dan semiirp mungkin dengan kondisi real. Penataan ruang dan taman dibuat seolah-olah nyata. Hmm saya jadi teringat dengan konsep taman wisata serupa mini zoo di beberapa negara yang dibuat seperti ini. Kalau Taman Safari kan binatangnya asli nah di sini para Dino-nya untungnya bukan yang asli yaa. Jadi parno, inget Jurassic Park deh.
Memasuki gerbang depan ada sejenis Dino yang tengah terbang dan bergoyang-goyang searah angin. Hihi looks real lhoo...Paksi sempat ragu mengambil photo di bawahnya hahaha. "Itu boongan kok dek, gak hidup." Ka zaha meyakinkan. Yuuk masuk yuuk.
Setelah memasuki gate, petualangan dimulai. Rumput-rumput yang tinggi di sebelah kanan dan kiri jalan setapak. Hmm hati-hati ya jangan-jangan ada Dino yang bersembunyi di balik rerumputan. Nah benarkan? belum jauh kami menyusuri jalan setapak tiba-tiba ada suara khas sang Dino yang muncul di sebelah kanan. Hmm tapi rupanya Dino yang ini baik hati.
"Ini pemakan tumbuhan atau pemakan hewan bu?" Paksi selalu menanyakan pertanyaan ini setiap kali kami melihat Dino di antara rerumputan dan pepohonan di sana. Rupanya Dek Paksi takut digigit yaa, kalau Dinonya pemakan daging hahaha.
Dino-dino di sini selain mengikuti ukuran aslinya dan dibentuk sedemikian mirip dengan aslinya juga bisa bergerak-gerak dan mengeluarkan suara. Hmm jadi serasa berada di negeri dino beneran nih. Jangan kaget kalau di salah satu titik kita bisa kena semprot oleh salah satu Dino. Hmm dek Paksi kena semprot tuh, yaah basah deh. Agak ngambek jadinya karena kebasahan. "Ibu kok gak bilang kalau Dinonya bakalan nyemprotin air...." "Hahaha mana Ibu tahu nak, Ibu kan baru ke sini juga."
Jangan lupa yaa sekalian dibaca nama-nama Dino dan info singkat tentang mereka ya. Semua Dino di sana diberi nama dan ada penjelasan singkat masing-masing. Jadi si kecil membayangkan setiap Dino yang mereka temui. Dino bersembunyi di balik semak. Bergerak-gerak dan tiba-tiba mengerang. Ada juga Dino yang sedang menjaga telur-telurnya yang sedang menetas. Ini tampaknya spot favorit untuk berphoto, kami harus mengantri untuk bisa berphoto di sini.
Pada akhir perjalanan bertualang, anak-anak bisa berperan sebagai arkeolog yang menemukan tulang belulang Dino di box berpasir. Ada bagian-bagian tertentu dari kerangka Dino yang masih tertanam dalam tumpukan pasir namun ada beberapa yang berserakan. Ayoo kita gali dan temukan bentuknya. Saya dan ayahnya mengawasi dari samping saja. Pastikan anak-anak tidak saling melemparkan pasir karena berbahaya jika sampai masuk ke mata.
Jika sudah puas bermain, teman-teman bisa membeli berbagai merchandise seputar Dino. Dek Paksi pastinya gak mau membawa tangan kosong meskipun sudah punya beberapa koleksi Dino di rumah. "Tapi aku belum punya Dino yang bisa berjalan sendiri dan bertelur seperti ini bu... " Hmmm bisa banget ya ngerayunya. Baiklah nak.
Oh iya selesai berpetualang di negeri Dino kami sempatkan menikmati beberapa wahana yang free termasuk menonton film tentang Legenda Keong Emas. Cerita dan visualnya bagus, cukup menghibur. Oke jadi kapan teman-teman ke sana? Have fun yaa.
waaaah Faiz sama Fira sudah dua bulan yang lalu ke Petualangan Dinosaurus.
ReplyDeleteTapi belum pernah sedikitpun di update, ya ampun...hihii. Iya, yang nyemprot air kita udah tahu duluan. Jadi cepet cepet lewat sebelum nyemprot
ini juga ke sana dah lamaaa mba...br sempet posting hihi
DeleteJelas suka anak2 kalau di ajak ke sini. :D
ReplyDeleteiya mas seru
DeleteFoto di dekat dinosaurus itu pasti keren
ReplyDeletekereeen ;p
DeleteAku pengen ke sana sama anak2 :D
ReplyDeleteayo mbaa..anak2 pasti seneng
DeleteKe sana yuk? Pasti asyik rame2 sama teman2 blogger
ReplyDeletehahaha...yuuuk
DeleteTermasuk wisata edukasi kah?
ReplyDeletebisa juga sih
DeletePasti gede banget, ya? Jadi penasaran.
ReplyDeletesebenernya gak terlalu gede sih mba
DeleteWah ada yg baru! foto di telur lucuuuuk mbaa
ReplyDeletespot paling digemari nih
DeleteWaa.. Seru yak petualangannya..
ReplyDeleteMakasih infonya.. Kebetulan lagi hunting tempat wisata baru untuk liburan besok..
sama2 silahkan
Deletemasukin list
ReplyDeletetapi jauh kesananya huhuhu
iya ini bingung mau ngapain liburan --"
lewat tol jor aja cha
DeleteUdah lamaaa banget ga ke TMII. Kemarin pas kondangan di dekat sana sebenarnya, sayang ga sempet mampir.
ReplyDeletekmrn pas ke sana banyak yg kondangan juga
DeleteMau dong disemprot sama Dino nya. Mandi gratis jadinya. Duh kok ya juga pengen ikutan cari tulang Dino di box berpasir ya...eh jadi kembali ke masa kanak2 dah
ReplyDeletedisemprot lumayan dehhhh
DeleteDilihat dari foto juga Dinosaurusnya seolah-olah hidup. Pinter deh yang bikin, bisa bikin efek untuk datang ke situ. :D
ReplyDeleteiya looks real
Deletewah jadi penasaran, belom pernah jenguk ke taman dinosaur.. kayak nya seru n photoable
ReplyDeletephotoable pastinya
Deletewah seru juga nih bisa lihat dinosaurus
ReplyDeleteyoiiii
DeleteUnik..nampaknya udah lama juga ga berkunjung ke TMII
ReplyDeleteTp kurang asyik..ga bisa bawa makanan/minuman sedangkan di lokasi harga terbilang mahal,hiksss
itu kekurangannya mbaa
DeletePernah ke TMII sama anak2 tapi keong mas ditutup ada acara kenegaraa memperingati apa gitu lo. Sayang banget
ReplyDeleteklo ada event tertentu memang tutup mba
DeleteHiburan akhir pekan murah meriah ini ya.. :)
ReplyDeletebetullll
Delete