Kenaikan harga saham dan kondisi laba perusahaan tidak selalu bergerak searah. Data menunjukkan saham futr naik sekitar 51% selama Juli sampai September 2026, berdasarkan perhitungan dari return bulanan, meski EPS masih tercatat -7,64.
Bagi investor yang mempertimbangkan aplikasi saham Makmur aman dan Terbaik, perbedaan antara pergerakan harga dan kondisi laba seperti ini dapat menjadi salah satu aspek yang perlu dicermati. Kedua indikator tersebut perlu dibaca secara terpisah agar gambaran kinerja FUTR lebih utuh.
Mengenal FUTR
FUTR adalah kode saham PT Futura Energi Global Tbk, emiten yang bergerak di sektor energi. Sebelumnya, perusahaan ini bernama PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk dan berganti nama pada 25 Februari 2025. Bidang usahanya meliputi energi baru terbarukan, minyak dan gas, serta jasa energi. Perusahaan juga memiliki konsesi panas bumi di Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Data pasar memberi gambaran mengenai skala dan aktivitas perdagangan saham FUTR. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp1,78 triliun, dengan jumlah saham beredar yang dapat diperdagangkan (tradeable shares) sebanyak 6,64 miliar. Volume perdagangan tercatat 35,51 juta saham, sedangkan rata-rata volume selama tiga bulan berada di 62,23 juta saham. Angka-angka ini dapat dibaca bersama pergerakan harga dan indikator kinerja perusahaan.
Ringkasan Performa FUTR
Sejumlah rasio valuasi FUTR tercatat berada di wilayah negatif maupun positif. P/E ratio berada di -35,08, sementara P/S ratio mencapai 100,43 dan P/B ratio sebesar 10,48. Dari sisi profitabilitas, EPS tercatat -7,64, ROA -6,99%, dan ROE -8,15%. Sementara itu, gross margin berada di 20,74% dan OPM tercatat -104,41%.
Indikator lain melengkapi gambaran performa saham ini. Data DPS dan dividend yield tidak tercatat, sementara DER berada di 0,17 kali. Untuk pergerakan bulanan, FUTR mencatat return +68,67% pada Juli 2026 dan +26,43% pada Agustus, lalu turun -29,38% pada September. Jika ketiga angka bulanan tersebut dimajemukkan, hasilnya sekitar +51%.
Mengapa FUTR Naik 51% dalam 3 Bulan meski Masih Rugi
Kenaikan harga selama Juli hingga September terjadi saat angka laba masih negatif. EPS sebesar -7,64 dan OPM -104,41% menunjukkan bahwa profitabilitas operasional masih berada di wilayah negatif berdasarkan data yang digunakan. Karena itu, perubahan harga saham dan kondisi profitabilitas perlu diperhatikan sebagai informasi yang berbeda.
Volume perdagangan harian sebesar 35,51 juta saham juga berada di bawah rata-rata tiga bulan, yaitu 62,23 juta saham. Perbedaan tersebut memberikan konteks terhadap aktivitas perdagangan pada periode pengambilan data, tetapi volume satu hari tidak dapat digunakan sendirian untuk menjelaskan alasan kenaikan atau penurunan harga.
Rangkaian return bulanan memperlihatkan bahwa kenaikan tiga bulan tersebut datang setelah paruh pertama 2026 yang didominasi angka negatif. FUTR mencatat return -37,88% pada Januari, -21,95% pada Februari, dan -31,87% pada Maret. Angkanya kemudian +3,67% pada April, -20,80% pada Mei, serta -7,26% pada Juni.
Pada Oktober 2026, return tercatat +7,20%, sedangkan rata-rata return 2026 berada di -4,32%. Sebagai pembanding, rata-rata return 2025 tercatat +28,19%. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga FUTR dapat berubah cukup besar antarperiode.
FUTR mencatat kenaikan sekitar 51% selama Juli sampai September 2026 berdasarkan perhitungan dari return bulanan, meski EPS masih -7,64. Angka kenaikan tersebut perlu dibaca bersama indikator valuasi, profitabilitas, dan pola return bulanan. Dengan memperhatikan data-data tersebut secara berdampingan, Anda dapat menilai pergerakan harga tanpa mengabaikan kondisi laba yang tercatat.
Mulai Berinvestasi di Makmur
Setelah memahami data FUTR, Anda dapat menggunakan Makmur untuk memantau saham dan melakukan transaksi investasi. Data return, EPS, P/E ratio, P/B ratio, serta indikator profitabilitas dapat dibandingkan dengan pergerakan harga untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap.
Untuk FUTR, kenaikan sekitar 51% selama Juli hingga September 2026 terjadi ketika EPS masih negatif. Karena itu, pergerakan harga tersebut sebaiknya tidak dibaca secara terpisah dari kondisi profitabilitas dan valuasi perusahaan.
Langkah awal yang tertata dapat membantu Anda menimbang keputusan dengan lebih sistematis. Data valuasi, profitabilitas, volume perdagangan, serta return bulanan FUTR dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan langkah investasi. Dengan demikian, kenaikan harga dalam periode tertentu tetap dapat dianalisis bersama kondisi fundamental perusahaan.




No comments
Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini. Comment yang masuk saya moderasi terlebih dahulu ya. Mohon tidak meninggalkan link hidup.