Tuesday, April 8, 2014

Beijing Trip: Health Ageing Issue, Great Welcome Dinner & Xin Jiang Affirmation [ Part 2]



Fruitfull Opening Ceremony – Panel Seminar

Hari senin, dimulailah kegiatan yang sesungguhnya dari tujuan kunjungan saya ke Beijing. Sudah saya sebutkan belumnya di bagian sebelumnya? Kunjungan kali inidalam rangka regional seminar sebagai proglam lanjutan dari International Training Program on Public Service Management yang diselenggarakan dan didanai oleh Pemerintah Swedia melalui SIDA.  Sebagian cerita perjalanan saya sebulan di Swedia sudah saya posting di blog ini juga.  Jadwal sangat padat, setiap hari dimulai pukul 8.30 dengan beberapa coffee/tea break dan lunch break, dan berakhir pukul 16.30 sore. Hari pertama pastinya pembukaan.  Opening Ceremony diakhiri dengan keynote speech dari Pimpinan lembaga yang menajdi host/penyelenggara dari regional seminra. Sessi after lunch, full seminar dengan 4 orang panelis yang berbicara seputar isu Social Ageing, tepatnya Health Ageing.  4 panelis yang mewakili 4 negara, China, Bangladesh, Swedia dan wakil dari lemabaga internasional WHO.



Isu social Ageing terutama Health Ageing belum menjadi isu di Indonesia. Kompsisi penduduk kita yang tergolong penduduk muda (jadi secara jumlah, kompisisi usia muda/produktif berada di level tertinggi) sehingga isu ini belum menjadi pembicaraan dan perhatian dari pemerintah dan masyarakat kita. Terlebih perlakuan terhadap manula, merupakan area personal di negara kita, buka area publik yang menjadi tanggungjawab pemerintah.  

Kultur kita menganggap tabu jika kita menempatkan orang tua kita di panti jompo, seolah-olah kita membuang mereka. Terlebih jika mereka dalam kondisi sakit. Cara pandang yang cukup mengakar ini (meski sudah mulai ada perubahan paradigma di beberapa komunitas masyarakat urban terkait hal tersebut) dan belum masuknya isu Social Ageing dalam kebijakan dan perhatian di tingkat nasional, kemungkinan besar konsep ini belum akan bisa diadopsi di negara kita. Namun dalam 35-40 tahun mendatang saat komposisi penduduk mengarah pada penduduk tua, berbagai permasalahan seputar social ageing bisa dipastikan akan muncul. Seharusnya berbagai persiapan harus sudah disiapkan sejak dini sehingga saat masa tersebut datang, kita sudah siap. Seminar hari ini berakhir tepat pukul 17.00 dan kami kembali ke hotel untuk bersiap-siap, karena pukul 16.00 kami harus sudah siap di lobby untuk Welcome Dinner.

Unforgettable Welcome Dinner.

Tempat Dinner ternyata bisa dicapai dengan jalan kaki. Sekitar 10 menit saja dari hotel. Xin Jiang Plaza, bangunan megah yang bisa saya lihat dari jendela kamar 1132 saya. Xin Jiang ternyata nama salah satu provinsi di China, yang merupakan provinsi dengan penduduk Muslim terbesar di China. Kebetulan salah satu rekan kami dari China, lahir di provinsi tersebut meskipun orangtuanya bukan asli dari wilayah tersebut (pendatang). Provinsi yang terletak di paling barat wilayah China ini memang memiliki kondisi alam, iklim dan budaya yang sangat khas. Posisinya yang berbatasan dengan negara-negara bekas jajahan Soviet dan Asia tengah. 



Menurut Yue Xiao yang biasa kami panggil Moon (karena namanya berarti Moon-Bulan Purnama), Tempat kelahirannya yang sering juga disebut Uygur/Uyghur/Uighur memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Di beberapa tempat di restaurant tempat kami makan malam, terpasang lukisan-lukisan besar yang menggambarkan keindahan Uyghur, danau yang biru dan hijau, pepohonan yang rimbun, domba-domba yang tengah merumput, semua dipagari oleh pegunungan dengan salju di sekitar puncaknya. Hmmm dalam lukisan saja demikian menggoda, apalagi liat versi aslinya. Saya sempat mengambil gambar dengan harapan bisa suatu hari berkunjung ke sana. Afirmasi, afirmasi guyss.... *Mestakung*. 


Ahh seperti sebagian mimpi yang terpenuhi, malam itu kami benar-benar menikmati makan malam khas Xin Jiang, hmm wisata kuliner ala Xin Jiang sudah dimulai. Tagline dari restaurant yang berada di gedung hotel Xin jIang dang merupakan salah satu gedung di lingkungan Plaza Xin Jiang tersebut adalah “the first halal food resaturant”. Setidaknya malam ini saya tidak perlu was-was soal kehalalan makanan. Waah luar biasa makanan yang disajikan ala table manner China ini, I really enjoyed the food. Semuanya  MAKNYUSS...(pake huruf besar). 

Saya beruntung saya satu meja dengan Moon, sehingga dia bisa menjelaskan semua pertanyaan tentang masing-masing makanan. Sayangnya saya tidak bisa mengambil poto satu persatu. Hikkkss itu menu kok gak berhenti ditambah, sampa meja penuh.. saat satu piring ludes karena kami menyukainya, piring berikutnya dengan menu yang berbeda disajikan. Eitts tapi masih ada catatan nih... mereka menyajikan anggur merah produksi China (yang sangat mereka banggakan), yang ini saya tak cicipi tentunya. Saya dan teman-teman muslim dari Bangladesh hanya sekedar ikut-ikutan mengangkat gelas, toast untuk kebersamaan dan kesuksesan dinner malam itu.

Semua menu bagi saya terasa TOP MARKOTOP, beberapa yang merupakan The TOPPEST *maksaa* antara lain, sebagai pembuka mereka menyajikan tofuu yang super lembut layaknya cream dalam sebuah mangkok mungil disiram dengan saus bumbu coklat yang lembut irisan daun bawang, udang kecil goreng dan kacang kedelai goreng. Menu yang jadi favorit saya berikutnya adalah irisan rumput lain/seaweed yang ditumis dengan olive oil dan fish sauce yang rasanya segar-segar yummy...makin segar karena dilengkapi dengan irisan tipis cabe/paprika, ikan yang digoreng lalu disiram dengan bumbu yang sangat segar, tampaknya gabungan kecap asin dan kecap ikan dan beberapa bumbu khas China,  jamur hot pot-nya juga saya rasa  rasa luar biasa, lalu ada semacam roti (kalau aku bilang sih bakpao) yang bentuknya bulat dilipat semacam sandwich tradisional kata Moon, yang kemudian makannya diisi dengan irisan daging sapi rebut yang diiris agak tebal, dimakan dengan dried chili dan batang daun bawang...ini juga yummy banget lhoo...



Yang paling heboh adalah sate raksasa hahaha.. iya modelnya seperti sate karena daging turkey ini diiris lalu ditusukkan kepada sebatang kayu dan dibakar. Iya daginng turkey dan sebatang kayu kecil, lagi-lagi menurut Moon, kayu ini tumbuhan khas yang hanya tumbuh di daerah Xin Jiang dan saat dibakar akan mengeluarkan aroma khas menambah eskotisme menu ini. Saya rasa yang ini harus diabadikan dalam sebuah poto... *yuuuk mariiii* oh iya, salah satu masakan harian Ibu-ibu di China/Beijing yaitu scrumblle egg with sliced tomato  yang manis-manis, asam, segar merupakan makanan sehat yang juga muncul di menu dinner malam itu.  Saya sudah ketiga kalinya “ketemu” menu ini, dan sudah jadi favorit saya... di rumah mau saya praktikan, Moon sudah memberi tipsnya dan langsung saya catat dalam memori.

Dinner tidak berakhir dengan makanan yang juga tak kunjung berakhir disajikan. Host malam itu membuat game yang pada intinya ingin mendekatkan kami, peserta seminar dari luar China tentang tempat-tempat luar biasa di China, baik dari sisi nature maupun culture. Keterbatasan waktu dan jadwal yang ketat membuat kami tidak bisa banyak mengunjungi tempat-tempat tersebut. Panitia hanya menjadwalkan kunjungan ke Great Wall di antara ketatnya jadwal seminar.

Jadi kami diajak berwisata secara virtual melihat objek-objek wisata unggulan China. Gambar yang demikian “tempting” membuat kami maki penasaran dan kesengsem. Bahkan teman-teman China kami sekalipun belum seluruhnya mengunjungi tempat-tempat tersebut. Finally kami diberi hadiah sebuah buku yang berisi foto-foto tentang object-object wisata di China. Buku yang cukup bahkan sangat tebal tersebut berbahasa China, sehingga panita menyediakan brief translation dalam sebuah makalah. Waah saya makin ngiler untuk bisa ke sini lagi suatu hari... Afirmasi, afirmasi...*dekap bukunya sambil komat-kamit*

Dan selesailah sudah acara welcome dinner diakhiri dengan group photo ... kembali ke hotel dan siap-siap untuk sesi besok yakni sesi presentasi dari masing-masing peserta seminar. Huwaaaa... welcome to the real...


17 comments:

  1. makanannya bikin ngiler~
    tofu itu tahu kan Mak?
    hem yang lembut banget.. penasaran :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener2 maknyuss mak makanannya. Iya tofu itu tahu yang masih bentuknya kayak cream gt mak lembut dan enak bgt. Recommended deh klo ke Beijing mampir ke resto ini

      Delete
  2. the first halal resto mantaaabb..catet ah..siapa tau someday nyampe sono :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip, recommended banget mak, selain tentunya halal :)

      Delete
  3. Kapan ya bisa kesana ???
    http://bugismakassartrip.blogspot.com/search/label/Objek%20Wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. one day, insyaAllah ;) ... amiin smangattt

      Delete
  4. Mba, enak banget yak kerjanya sering jalan keluar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... alhamdulillah ini sy apply utk bisa ikutan training n seminar kayak gini. Latar belakang profesinya jg macem2 tergantung trainingnya say

      Delete
  5. tadi di rumah bu Atjih dapat cerita ke Singapura.. nah sekarang mbak Ophi cerita soal Beijing.. Jadi penasaran rasanya di luar negeri hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ya mas...sy sih yakinnya dlm suatu perjalanan selalu ada yg bisa kita ambil pelajaran

      Delete
    2. Semoga ya mas...sy sih yakinnya dlm suatu perjalanan selalu ada yg bisa kita ambil pelajaran

      Delete
  6. Waah pengalaman asyik ya Mak... :)

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah saya juga pernah ke Beijing dan mengunjungi beberapa tempat wisata yag terkenal antara lain Great Wall, Forbidden City dan Lapangan Tianamen yang terkenal itu.
    Terima kasih reportasenya yang menarik.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggih Pakde... sy juga sempetin ke sana di sela2 training yg padat. alhamdulillah seneng bangett.

      Delete
  8. serunya mbak di sana...untung ketemu resto halal pula jadi informasi berharga...semoga kelak bisa sampe juga kesana..amien

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Xinjiang Plasa itu ..komplek dr perwakilan profinsi Xinjiang di Beijing.Prof Xinjiang kan mayoritas muslim.. amiin semoga yaa

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.