Monday, November 10, 2014

[Book Review] Letters To Aubrey


Judul : Letters to Aubrey
                                                                Penulis : Grace Melia
Penerbit : Stiletto Book
Cetakan : I, Mei 2014
Tebal : 266 halaman
ISBN : 978-602-7572-27-0
Harga : Rp48.000

"Keenam, tolong JANGAN membandingkan Ubii dengan anak lain. Ubii itu spesial. Pandanglah diri Ubii dengan cara seperti itu."(halaman 94).
Menurut saya, kalimat inilah nyawa dari buku Letters to Aubrey. Sebuah buku yang ditulis oleh seorang Ibu muda yang agak terlambat menemukan "kepastian" dan "kebenaran" kondisi putri kecilnya karena ketidaktahuan sang bunda bahwa demam yang pernah dideritanya saat mengandung sang bayi ternyata memberi dampak yang luar biasa bagi sang bayi saat dia terlahir dan tumbuh.


Seorang Ibu muda yang saat kemudian mendapatkan titik terang tentang kondisi putrinya yang mungkin bukan yang diharapkannya, memilih untuk bersikap positif dan mengalahkan segala pikiran negatif, penolakan,kecewa, marah dan lelah dengan "memeluk" putrinya dengan sepenuh hati dan cinta. Menolak terpuruk dan bangkit, bahkan memilih berbagi kepada kita semua bahwa ada sebuah bahaya yang mengancam jiwa-jiwa tak berdosa dari virus rubella dan (TORCH) yang menginfeksi Ibu hamil. Mengajak mereka yang mengalami hal serupa untuk juga bangkit dan mengedukasi masyarakat akan bahaya TORCH bagi calon generasi masa depan.

Buku ini merupakan serangkaian surat sang Ibu, Grace Melia yang ditujukan bagi putri spesialnya Aubrey Naiym Kayacinta. Layaknya curahan hati dan perasaan seorang Ibu kepada buah hatinya, buku ini mungkin akan membawa kita pada perasaan haru biru. Terlebih jika kita merasakan bagaimana menjadi seorang Ibu. Buku ini lembar demi lembar, bagian demi bagian akan menggambarkan kepada kita bahwa Cintalah yang membuat seorang ibu demikian tangguh menjalani masa-masa penuh tantangan mengasuh putri spesialnya. Cintalah yang membuat seorang Ibu bangkit dan memeluk putrinya untuk menghadapi dunia layaknya anak-anak seusianya dengan segala keistimewaan putrinya.

Cintalah yang membuat segala keletihan dan rasa frustasi berganti dengan semangat dan harapan. Cinta jugalah yang membuat kalimat-kalimat dalam buku ini tersusun bagi Ubii sebagai bukti cinta dan rasa bangga Mami Grace, yang sesungguhnya tak menjadi surat dan pesan bagi Ubii semata tapi bagi semua yang membaca buku ini. Saya kemudian bertasbih dalam hati..."Maha suci Tuhan yang menciptakan rasa cinta dalam kalbu setiap Ibu..." karena cinta itulah dunia menjadi lebih indah bahkan bagi seorang anak istimewa dengan kelainan jantung bawaan,gangguang pendengaran berat, gangguan saraf, dan gangguan motorik.

Buku ini layaknya sebuah buku harian menceritakan dengan lugas up-down perasaan, emosi, dan semangat yang dirasakan oleh seorang Ibu dengan anak berkebutuhan khusus, namun pada akhirnya Mami Ubii tersadar untuk berhenti terpuruk dan kembali pada 3B yaitu Bangkit, Belajar, dan Bertahan. (Hal 141)

Menjadi penting bagi setiap Ibu membaca perjalanan Mami Ubii dalam mendampingi Ubii. Secara detail Mami Ubii membagi kisah kisah penting dalam perkembangan Ubii. Bagi mereka dengan anak berkebutuhan khusus, tentu hal ini menjadi pengetahuan yang bermanfaat. Setidaknya karena masih minimnya informasi seputar penanganan anak dengan kebutuhan khusus semacam Ubii. Bagi para Ibu lain, ketelatenan, kesabaran, ketangguhan sekaligus kreatifitas Mami Ubii dapat menjadi inspirasi.

Bagaimana Mami mempersiapkan dan mendampingi Ubii melakukan terapi atau pemeriksaan, misalnya. Informasi yang disampaikan Mami Ubii sangat detail dan lengkap sehingga dengan membaca kisah ini tak terasa kita mendapat panduan secara sekaligus. Rupanya Gracie ingin membagi informasi sebanyak-banyaknya kepada pembaca melalui Ubii. Informasi yang dulu menjadi barang langka dan sempat membuatnya berada di belantara antah berantah menghadapi hal-hal luar biasa yang dialami Ubii.

Buku ini tanda cinta seorang Ibu kepada anaknya, pun tanda cinta bagi semua anak di dunia, menjadi pelajaran cinta bagi semua Ibu di dunia.


Dan memang, you are a miracle. A huge one.
Dulu Mami sering bertanya,"Why do I exist, God? For what reason?"
Dengan adanya Ubii di hidup Mami, Mami jadi tau pasti jawabannya,"Mommy exists simply because Ubii needs Mommy."

"Kaulah Ibuku, cinta kasihku,
Pengorbananmu takkan pernah terganti,
Kau bagai matahari yang slalu bersinar,
Sinari hidupku dengan kehangatanmu"
(Farhan Feat Hadad Alwy)


10 comments:

  1. TORCH itu apa ya bu? saya baru berkunjung kemari jadi belum tau diawal, hanya baca ini saja dan pensaran ap yang dimaksud dngn TROCH

    ReplyDelete
    Replies
    1. TORCH : Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes. Infeksi TORCH pada ibu hamil SANGAT BERPOTENSI menimbulkan gangguan kesehatan bawaan pada bayi antara lain: kebocoran jantung, katarak, retardasi psikomotorik, gangguan pendengaran, mikrosefali, dan lain-lain.
      Ibu Grace Melia ini punya blog yang bisa dikunjungi juga lhooo untuk informasi lebih lengkap soal TORCH n Rubella...

      Delete
  2. harga bukunya lumayan terjangkau juga ya bu, di gramedia ada bu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, Setahu saya sudah ada mbak...bisa juga hubungi penulisanya langsung atau ke penerbit Stiletto Book

      Delete
  3. sepertinya bagus juga bukunya, jadi pengen beliin buat kakak ipar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus banget utk para calon Ibu dan Ibu...menginspirasi

      Delete
  4. AKu juga salut sama mom Ubii, moga ubii sehat terus, jadi anak yang membanggakan ortu :)

    ReplyDelete
  5. Merinding bacanya... menggetarkan hati mbak :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi baca buku aslinya...siap2 tisuuu

      Delete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.