Tuesday, April 17, 2018

Inti Gandum, Camilan Sehat Untuk Wanita di Usia Cantik



Inti Gandum, Camilan Sehat Untuk Wanita di Usia Cantik. Usia cantik itu berapa sih? Hmm sebenarnya bukan soal angka sih karena usia cantik diasosiasikan pada usia di mana seorang wanita sudah bisa merasa nyaman dengan dirinya. Usia di mana wanita sudah mulai bisa menerima bahwa hidup merupakan sebuah proses. Bertambahnya usia merupakan sesuatu yang pasti dan tak bisa dihindari. Namun pilihan untuk berbahagia, menerima diri, dan bahkan bersyukur atas semua pencapaian dalam hidup di usia tersebut menuntut kematangan diri. Usia-usia ini biasa juga disebut usia matang. Usia cantik berkisar pada usia di atas 35 tahun.


Well bukan karena saya baru saja memasuki usia 40+ beberapa hari lalu. Menjadi wanita di usia 40+ itu merupakan tantangan sekaligus keberkahan. Mungkin mereka yang belum memasuki usia ini memiliki daftar kekhawatiran tentang "menjadi tua" dan semua permasalahannya saat menapaki usia 40 tahun. Saya pernah juga mengalami masa ini. Setelah menapaki dan melewatinya, saya justru sungguh merasa terberkahi karena bisa berada di usia ini, alhamdulillah dalam kondisi sehat. Well, insyaAllah sehat jiwa, raga, dan pikiran.


Jadilah semakin jauh melewati usia 35 tahun, semakin cantik usia kita kan? InsyaAllah :), menua itu sunatullah, menua dan bahagia itu pilihan. Haseeek! Hmm makanya kalau saya pasti pilih menua dan bahagia, sehat lahir batin, Yes! 

Pola hidup yang sehat merupakan keharusan agar kita memasuki usia cantik dengan nyaman. Pola hidup sehat bukan merupakan rahasia. Semua sudah tahu, pola hidup sehat merupakan kombinasi dari pola makan sehat, istirahat cukup, serta mengatasi stress. Semua sudah tahu tapi belum tentu semua mau mempraktikkannya kan? Susah kali ya? Hmm bisa susah bisa gampang. Kamu maunya gimana? Gimana kalau kita bikin gak susah aja. Iya, sehat dan happy kan asyik tuh. Lagi-lagi kuncinya kemauan dalam diri. Kunci yang semakin menentukan saat kita memasuki usia cantik. 

Nah kira-kira tema besar itulah yang diusung dalam talkshow "Fine and Healthy with Inti Gandum" di Paradigma Cafe, 14/4 lalu. Pas banget sih temanya buat daku yang hari itu tepat memasuki usia 41. Karena aku mau selalu sehat dan happy. Well, be healthy in happy way. Makanya seneng banget bisa hadir di acara sharing yang dihadiri oleh para narasumber yang kece dan tentu saja sehat dan happy. Para narasumber ini berbagi tentang bagaimana pola hidup yang sehat dengan cara yang tepat dan juga menyenangkan.


Dipandu oleh Veve, Host yang super rame dan semangat. Ada 4 orang narasumber keren nih. Pertama, the one and only man, Dokter muda nan ganteng, Haish! Dr Haekal Anshari, beliau ini bidangnya anti aging. Hmm pas banget ya, buat wanita di usia cantik kayak saya. Lhooo? Maksudnya pas untuk konsultasi. Dr Haekal fokus pada sharing soal pola makan sehat nih. 

Ada juga Lisa Namuri, Instruktur Yoga yang tidak hanya bakal mengajak kami Yoga di akhir acara tapi juga sharing tentang berbagai manfaat Yoga sebagai salah satu bentuk olah tubuh. Trus Ada Sabai Dieter yang juga sharing tentang pengalamannya menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga kecilnya. Ada satu lagi nih, Dewi Irene Mardiana, Instruktur Zumba yang mengajak kami bergerak dalam alunan musik yang ceria dengan ber-zumba ria bersama. 

Lisa Namuri memulai sharing tentang Yoga. Yoga merupakan olah tubuh yang menghubungkan antara raga, pikiran dan jiwa kita. Yoga selain untuk kesehatan fisik juga untuk kesehatan jiwa dan pikiran. Ketika kita bisa mengoneksikan antara fisik dan pikiran melalui gerakan yoga maka sesungguhnya jiwa kita tengah hadir utuh. Keistimewaan Yoga yang berasal dari India ini adalah olah tubuh ini baik untuk semua jenis usia. Anak-anak, dewasa, bahkan untuk Ibu hamil. Hanya tinggal disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.


Yoga dikatakan mampu mendeteksi sakit yang mostly datangnya dr “mind” kita. Yoga juga membantu meningkatkan imun tubuh. Semacam bentuk self healing juga. Selain melatih fisik, yoga juga melatih pikiran/mind dan juga mengolah jiwa. Hmm memang tampaknya sangat ideal untuk wanita usia cantik yang selain kondisi fisiknya mulai mengalami "penurunan" juga membutuhkan banyak olah pikir dan jiwa agar tetap happy menjalani hari.

Namun demikian, olah tubuh apapun yang kita pilih. Pastikan kita melakukannya secara konsisten. Karena memang tubuh membutuhkannya seperti tubuh membutuhkan makanan atau asupan. "The Best Investment in Your Life is on Your Body", Lisa Namuri mengingatkanBerapa menit dalam sehari, niatkan dan sisihkan melakukan olah tubuh. Sambil mengerjakan kegiatan dan aktivitas harian juga sangat dimungkinkan menyelipkan olah tubuh. Yang penting apa? KONSISTEN! Naah ini PRnya, selamat mengerjakan PR yaa.





Dr Haekal mengawali sharinya dengan mengingatkan bahwa pola makan sehat saat ini bukan lagi 4 sehat lima sempurna namun menu gizi seimbang serupa piramida antar unsur-unsur nutrisi. Mulai dari air hingga garam dan gula di ujung piramida. Dr Haekal mengingatkan bahwa, karbohidrat tetap menempati peran yang penting dalam pemenuhan gizi seimbang sebagai sumber tenaga. Lebih bagus lagi kalau kita konsumsi karbohidrat komplek seperti yang terkandung dalam gandum.




Nah makanya selain makan utama 3 kali sehari dengan pola gizi berimbang, sangat penting untuk memperhatikan camilan yang kita asup di sela waktu makan utama tersebut. Percaya deh, camilan lebih banyak menentukan keberhasilan diet kita. Saya sih gak diet khusus, tapi sejak 2-3 tahun terakhir ini menjaga pola makan sehat. Trus saya mengurangi porsi makan dan menjadi lapar karenanya gitu? Enggak sama sekali saya makan sekenyangnya, dengan catatan saya memperhatikan kombinasi antara protein hewani dan karbohidrat dengan kelengkapan sayur segar dan protein nabati.


A post shared by OPhi Ziadah (@ophiziadah) on

Godaan terbesar para pelaku diet kalo menurut saya ya soal camilan itu. Hmm godaan buat saya juga sih yang bukan pelaku diet. Iya saya gak diet kok, saya cuma menjalankan pola makan sehat, healthy eating. Naah godaan camilan ini fakta banget sih. Ya iyalah, gimana enggak kalau camilannya gorengan terutama bakwan dan cireng, bakso, siomay, martabak telor, pempek, dan teman-temannya. Itu camilan apa camilan yaa? Sehebat apapun makanan utamanya kalau camilannya macam itu, ya wassalam deh. Jajanan sehat mana jajanan sehat.

"Hmm tapi camilan saya enggak gitu kok, palingan roti, biskuit, cake, coklat." Naah beda bentuk aja kali yaa. Trus camilannya apa duung?

Alhamdulillah saya bukan pecandu camilan meskipun kalau disediain camilan pasti disamber sih. Sama atuh! Iya apalagi saat sedang rapat lalu disajikan snack. Uhukk!!! otak bekerja, perut berbunyi, konsentrasi buyar. Hehehe, godaan tidak kalah menantang saat mengerjakan tugas individu di depan komputer. Hmm pliss ya jari tangannya capek kalau ketemu tuts keyboard dan mouse ajah. Ketemu makanan baru deh dia damai. Piss :)

Sebetulnya kalau kita bisa memanage pola kita mengasup camilan, akan sangat membantu pola diet atau pola makan sehat kita lho. Saya biasanya pilih yang alami dan tidak terlalu banyak mengandung gula. Pliss yaa, usia 40 kurangi gula tuh wajib banget hukumnya. Intinya camilan is OK selama itu camilan sehat. Kalau mau praktis dan sekaligus sehat bisa banget pilih camilan yang berbahan gandum. 

Awalnya kebayang dung roti gandum di rumah yang gak habis-habis karena memang rasanya, yaa gitu. Iya sehat, tapi kurang menarik untuk dikunyah hehehe. Gak usah khawatir nih kalau mau yang sehat tapi juga enak dan ramah di mulut, ada Inti Gandum. Inti Gandum adalah Sandwich Gandum Pertama di Indonesia yang merupakan produk olahan gandum dalam bentuk biskuit yang diproduksi oleh Indofood.

Biskuit Sandwich? manis dung? Iya! Gula dung? Bukan!

Intigandum berbahan dasar gandum dengan pemanis madu yang juga baik untuk tubuh. Noted yaa, gak pake gula sebagai pemanisnya tapi menggunakan madu. Semua tahu dung manfaat madu bagi kesehatan. Madu kan gula baik/fruktosa yang kaya akan manfaat bagi tubuh. Jadi saya juga mulai mencoba camilan yang sehat namun tetap yummy ini.

Hmm jangan bayangkan manis yang bikin enek juga ya, manisnya pas kok, -light- dan pastinya menutupi kekhawatiran kamu akan rasa dan aroma gandum yang mungkin kedengerannya kurang ramah di lidah. Terlebih ada pilihan rasa lho, choco dan honey banana. Sepakat sama yang disampaikan Mba Angel dr Indofood di acara kemarin, Inti Gandum gak kompromi soal rasa. Meski camilan sehat atau jajanan sehat tapi rasanya enak.


Favorit saya dan anak-anak, sih yang honey banananya. Pokoknya suka pake bangeet! Kamu cobain deh, ceritain yaa yang mana favoritmu.

Well kenapa sih harus gandum?

Gandum selain merupakan karbohidrat kompleks juga mengandung serat. Untuk khasiatnya, jangan tanya. Apalagi untuk para wanita usia cantik yang ingin selalu sehat dengan bonus cantik. Konsumsi gandum secara teratur mampu mencegah diabetes tipe 2, peradangan kronis, batu empedu, asma pada anak, kanker payudara, obesitas, jantung, dan meningkatkan metabolisme tubuh. Kaya manfaat ya kan!

Menurut salah satu sumber, seluruh jenis gandum membantu mencegah meningkatnya tekanan darah dan menaiknya berat badan di usia 40 tahun. Penting kan kalau mau berat badan stabil di kisaran 57-58 kg (dengan tinggi 164 cm)  meski sudah lewat usia 40 tahun. Kayak saya hehehe... Somboooong! *dijitak rame-rame. Well, berat badan ideal dan stabil itu bonus aja kok, tujuan saya yang utama adalah sehat. 


Gandum dengan kandungan karbohidrat ramah, rendah gula dan tinggi serat dapat melindungi tubuh dari serangan obesitas, peningkatan gula darah dan menstabilkan tekana darah bagi penderita stroke. Bagi mereka di usia 40 tahun ke atas, bahkan gandum  dapat dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras putih atau roti yang mengandung lemak. Nasi memang sebaiknya dikurangi karena kadar gulanya yang tinggi. Oh iya, makan nasi tunggu sampai dingin ya, karena nasi panas kandungan gulanya lebih tinggi dan rentan terhadap bakteri.Untuk memulai gaya hidup sehat di usia 40 tahun mengkonsumsi gandum merupakan solusi termudah dan terbukti menyehatkan.

Selain itu kandungan gandum mampu memberikan rasa kenyang. Jadi pas banget kalau mau jadi menu diet yang menyehatkan. Dr Haekal memberikan tips juga agar porsi makan utama kita tidak terlalu banyak (maklum yaa, sering merasa lapar dan kalap kan kalau lihat nasi padang dan sejenisnya). Naah beberapa menit sebelum waktu makan disarankan banyak minum air putih dan makan biskuit gandum agar perut terasa kenyang dan kita tidak kalap saat makan.

Kalau bukan kita siapa lagi yang bisa menjaga tubuh kita sendiri. Usia 40 tahun sudah lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Rasanya tidak sulit jika kita mau menjaga pola makan apalagi ada camilan praktis dan sehat seperti Inti Gandum. Tidak kalah penting adalah pola istirahat yang cukup. Istirahat atu tidur yang berkualitas dan berperan dalam menjaga pola hidup sehat antara lain: tidur malam 8 jam sehari dengan menghentikan kegiatan konsumsi 1-2 jam sebelumnya; tidak lupa mematikan lampu dan membuat suasana redup saat tidur; dan melepaskan diri dari godaan gadget menjelang tidur. Tidurlah dengan lelap, karena tubuh dan pikiran berhak untuk istirahat.

Oh iya, menurut Dr Haekal, wanita yang sudah melewati usia 35 sudah mulai masuk ke masa pre-menopause. Duuh kok ngeri-ngeri syedap gitu ya dengernya. Kondisi ini menimbulkan banyak permasalahan bagi wanita tidak hanya yang bersifat hormonal seperti mood swing, namun juga munculnya keluhan-keluhan kesehatan seperti mudah pusing, mudah lelah, tingginya kolesterol dan gula. Pre menopause juga menyebabkan menurunnya libido. Selain itu kemungkinan untuk mengalami stress juga lebih tinggi. Pola makan yang sehat dengan gizi yang berimbang dan dilengkapi dengan olah tubuh sangat membantu menyeimbangkan kondisi yang sangat riskan bagi para wanita pre-menopause. Jadi rasanya pola hidup sehat bukan hanya pilihan buat saya, tapi keharusan.



Kombinasi pola makan sehat, olah tubuh yang memadai, dan istirahat yang cukup termasuk menghindari stress merupakan intisari dari "be fine and healthy". Pembiasaan ini alangkah baiknya kita mulai dari diri sendiri, lalu kemudian kita tularkan pada pasangan dan anak-anak kita. Kadang yaa kesadaran untuk mengubah pola hidup datang setelah kita memiliki "tujuan hidup yang hakiki", anak-anak. 

Kesadaran pola hidup sehat justru semakin menguat sejak berkeluarga dan memiliki anak-anak. Kondisi ini juga yang diceritakan Sabai. Bjorka menjadi motivasi untuk perubahan pola hidup yang lebih sehat untuk Sabai dan Ringgo. 


Anak-anak juga  salah satu motivasi terbesar saya untuk hidup sehat. Iya, supaya bisa menemani dan mendampingi mereka selama mungkin dalam kondisi sehat. Terlebih usia saya dan anak-anak terpaut cukup jauh (baca menikah di usia sangat cukup hahaha). Hmm Ophi makannya sehat supaya awet muda ya? sering saya diolok-olok demikian. Hmm menjadi tua dengan bertambahnya usia kan sunnatullah ya, saya sih bismillah lagi-lagi tujuannya sehat. Kalau jadi awet muda, ya bonus dung ya.

Membiasakan anak-anak dengan pola makan sehat, istirahat cukup, dan olah raga bisa dilakukan dengan sekali dayung. Iya membiasakan diri sendiri untuk jaga diri dan memberi contoh baik pada anak-anak. Children see children do! Anak-anak melihat kita mempraktikkannya, mereka bakal lakukan meski tidak kita minta. Pembiasaan dengan cara yang paling halus. 

Well, Trio Krucils saya hampir semua tidak menolak buah dan sayur. Apalagi camilan sehat tapi enak kayak Inti Gandum. Untungnya mereka suka honey banana juga kayak saya. Jadi kami bisa saling berbagi. Seringnya saya sih yang mengalah. *kalau di rumah, kan di kantor mereka gak tahu saya nyetok juga hehehe.


So, ladies... don't worry to be forty. Just be healthy in happy way!

4 comments :

  1. Aq belum pernah coba inti gandum dari Indofood, jadi penasaran pengen coba

    ReplyDelete
  2. Apa ini baru ya? Soalnya belum pernah nyoba, hehe. Penasaran, ntar kalau ke super market boleh lah coba beli.

    ReplyDelete
  3. Cemilan favorite saya nih, enak apalagi kalau pas malem - malem nulis deadline terus laper, inti gandum ini penyelamat hehe

    ReplyDelete
  4. Di usia cantik begini memang harus semakin perhatian lagi sama makanan, ya, Mbak. Saya juga begitu, kayaknya makan dikit aja BB naik. Makanya bener-bener harus dijaga

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.

Back to Top