Friday, April 27, 2018

Blog Tour: Lina Sasmita - Travel Blogger KEPRI


Just simple Mountain Admirers, Adventure Traveler, Writer Wannabe, Blue Sky Enthusiasts, Connoisseurs of Dawn and Dusk, Geek of Island Hopping .
Demikian Mba Lina memperkenalkan dirinya dalam profil media sosialnya terutama G+ nya.


Lina Sasmita - Travel Blogger Kepri. Hmm kalau ngintipin Mba Lina di media sosialnya pasti langsung menangkap aura adventure dan pingin ikutan juga mengeksplore bareng dora eh mba Lina. Senang bisa kenal Mba Lina lewat grup Arisan Link Blogger Perempuan.

Betapa kecilnya saya 😁😂 . . Kapal Negara atau KN Tanjung Datu ini sedang nge-dock di Kawasan Sei Lekop, Batu Aji, Batam. Kapal yang dibuat oleh PT. Palindo Marine Shipyard Batam ini mempunyai panjang lambung kapal 110 meter, lebar 15 meter, tinggi geladak utama 6,9 meter dan bobot 2.400 ton. . . Untuk sistem penggerak, KN Tanjung Datu 1101 dilengkapi dengan dua mesin utama yang punya kekuatan 5,300hp, dibantu empat mesin diesel generator @250Kva yang mampu melaju dengan kecepatan 20 knots per jam. Sementara kecepatan jelajah kapal penjaga pantai ini adalah 15 knots. . . KN Tanjung Datu 1101 mampu menampung satu helipad ukuran medium dengan bobot maksimal delapan ton, sehingga kapal patroli ini sanggup didarati helikopter sekelas NBell-412. Konstruksi kapal mampu menampung 76 anak buah kapal dengan tambahan 56 orang akomodasi tambahan. . . Bila kapasitas tangki terisi penuh (264 ribu liter), maka jarak jelajah kapal ini bisa mencapai 4.630 km pada kecepatan 12 knots. Bekal air tawar yang bisa ditampung hingga 252 ribu liter. . . KN Tanjung Datu diambil dari nama daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di Kelurahan Temajuk Kecamatan Paloh, Kab. Sambas, Prov. Kalbar, dimana terdapat mercusuar setinggi 43 meter di kawasan hutan lindung lereng Gunung Datu sebagai penanda batas kepemilikan wilayah RI. Kapal ini dipesan ke PT Palindo Marine pada tahun 2015 dan menjadi andalan untuk misi patroli ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) dan SAR. . . KN Tanjung Datu dilengkapi tiga unit rigid hull inflatable boats (RHIBs), dirancang sebagai basis operasi drone helicopter, terbukti dengan tersedianya fasilitas flight deck. Karena disasar untuk menghadapi kapal sipil di lautan, bekal penindakan andalan kapal khas Penjaga Pantai adalah adanya water cannon. Disadur Haryo Adjie indomiliter.com #kntanjungdatu
A post shared by Lina W. Sasmita (@linasasmita) on



Pasti penikmat travel blog sudah kenal dengan female travel blogger yang satu ini. Apalagi saat menyebut Kepualuan Riau atau Batam. Saya pikir Mba Lina memang asli Riau, eh ternyata urang sunda euy. AsGar alias Asli Garut Jawa Barat. Hayuk atuh lah urang ngariung... Halah apa sih? Tapi memang Mba Lina sudah puluhan tahun merantau di Batam. Beliau bekerja di salah satu perusahaan swasta di bidang elektronik asal Jepang.

Baca Juga: Blog Tour Zata Ligouw

Kalau tulisannya banyak mengupas tentang travel dan adventure karena memang hobby yang masih dijalaninya hingga kini adalah berbagai kegiatan adventure semacam mendaki gunung, jelajah hutan, dan jelajah pulau ( island hopping ). 

Hmm mau tahu daftar gunung yang sudah ditaklukin mba Lina? Niih saya jembrengin *bahasa apalah iniii*:

1. Gunung Anak Krakatau
2. Gunung Bintan
3. Gunung Bromo
4. Gunung Cikuray
5. Gunung Ciremai
6. Gunung Daik
7. Gunung Galunggung
8. Gunung Gede
9. Gunung Guntur
10. Gunung Kerinci
11. Gunung Kinabalu
12. Gunung Ledang
13. Gunung Marapi
14. Gunung Pangrango
15. Gunung Papandayan
16. Gunung Prau
17. Gunung Pusuk Buhit
18. Gunung Ranai
19. Gunung Rinjani
20. Gunung Semeru
21. Gunung Sibayak
22. Gunung Sikunir
23. Gunung Sinabung
24. Gunung Singgalang
25. Gunung Tambora

Banyak aja yaaa...

Kalau pulau yang sudah dijelajah? Hmm gak kalah banyaknya nih beberapa pulau di KEPPRI (Batam Archipelagic) yang sudah disambangi:

1. Pulau Abang
2. Pulau Akar
3. Pulau Awi
4. Pulau Bali Barelang
5. Pulau Batam
6. Pulau Belakang Padang
7. Pulau Bukit
8. Pulau Bulan
9. Pulau Buluh
10. Pulau Dedap
11. Pulau Galang
12. Pulau Galang Baru
13. Pulau Karas
14. Pulau Kelapa
15. Pulau Labun
16. Pulau Lengkana
17. Pulau Lampu
18. Pulau Mencaras
19. Pulau Mubut Darat
20. Pulau Ngenang
21. Pulau Nguan
22. Pulau Nipah
23. Pulau Panjang
24. Pulau Puteri
25. Pulau Rano
26. Pulau Rempang
27. Pulau Sekanak
28. Pulau Seraya
29. Pulau Setokok
30. Pulau Subang Mas
31. Pulau Tonton
32. Pulau Tunjuk





Wiiih serunya membayangkan petualangan Mba Lina. Serunya suami Mba Lina punya hobby yang sama dan tentu saja mendukung hobby ini meski sudah ada satu orang gadis kecil di antara mereka. Mau nambah ya mbaa, semoga lekas terwujud yaa?

Saya suka juga sih kegiatan advanture, sayangnya itu sudah jadi masa lalu hehehe... Beneran sih sekali-kali, mendaki ala-ala saya masih suka meski lebih sering gak kuat sampat atas.  Tapi sosok Mba Lina memang sporty banget sih, selain kegiatan advanture hobby lainnya adalah bersepeda.
Nah terkait dengan hobby di dunia tulis menulis Mba Lina suka baca buku, novel, nonfiksi, ngeblog, fotografi,  dan filateli. Mau tahu prestasinya?  Tulisan-tulisan di blog dan beberapa cerpen sudah ada yang dibukukan sekitar 20 buku antologi. Hmm kece kan? blog Mba Lina banyak mengulas tentang pendakian gunung, kegiatan adventure, jelajah pulau, review hotel dan restoran, review buku-buku petualangan, dan mengulas tentang event pariwisata. 

Kalau mau jalan-jalan di dunia maya, mampir aja ke blog mba Lina deh, www.linasasmita.com. Lengkapnya, kategori tulisan di Blog Mba Lina mengupas tentang: Adventure , Blog Review, Book Review, Cycling, Hiking, Hotel Review, Island Hopping,  Kuliner,  Sponsored Post, dan Traveling.

Untuk sosial media, Mba Lina bisa dihubungi di:

Email: linawsasmita@gmail.com
Twitter: @LinaWiati
Instagram @LinaSasmita
FB: https://www.facebook.com/linawsasmita


Mba Lina kapan yaa, ajak aku adventure, sayangnya kemarin kita batal kopdar yaa. Semoga ada waktu lain kita bisa jalan bareng yaa.

6 comments :

  1. Wah, mantap. udah menjelajahi berbagai pulau dan gunung. Keren

    ReplyDelete
  2. Aaaah makasih MBak Ophi. Ssayang kita nggak jadi ketemuan di batam kemarin. Kalau Mbak Ophi ke Batam lagi jangan lupa colek-colek aku ya.

    ReplyDelete
  3. Saya demen traveling ,kalau soal gunung belum pernah satu pun. jadi malu.

    ReplyDelete
  4. Keren teth Lina penjelajahan gunung dan pulaunya euyy, mba.

    ReplyDelete
  5. wah... mantap. gunung krakatau gimana kak?

    ReplyDelete
  6. Ini baru namanya perempuan luar biasa, salut sama aktivitasnya selama ini. Benar2 seorang traveller sejati.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini. Comment yang masuk saya moderasi terlebih dahulu ya. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Back to Top