Mampir ke Universal Studios Japan: Tidak Main Wahana, Tetap Seru!

Kalau mendengar Universal Studios Japan (USJ) di Osaka, apa yang langsung terbayang di pikiran teman-teman? Wahana yang menegangkan? Dunia Harry Potter? Super Nintendo World? Atau antrean panjang untuk mencoba berbagai permainan yang katanya sayang sekali kalau dilewatkan?



Saya pun sebenarnya membayangkan hal yang kurang lebih sama. Tapi kunjungan saya dan teman-teman ke Universal Studios Japan kali ini ternyata punya cerita yang sedikit berbeda. Kami datang sudah petang. Jadi, jangan bayangkan kami datang pagi-pagi, membeli tiket, lalu seharian berlari dari satu wahana ke wahana lainnya. Tidak begitu. 😄

Kami justru datang ketika hari sudah mulai beranjak sore. Dan kami tidak masuk dan tidak mencoba satu pun wahana. Lho, lalu ngapain? Foto-foto! Dan ternyata… tetap seru. 😂

Meski hari sudah beranjak petang, suasana masih ramai. Saya memilih menikmati keramaian dengan sibuk mengambil gambar dan menjadi juru poto para Ibu-ibu penulis dalam rombongan. Meminta mereka meloncat ramai-ramai dan saya menangkapnya dengan kamera. Karena masih ada beberapa spot wisata di Osaka yang ingin kami kunjungi hari itu. Macam kejar setoran karena esok sudah harus kembali ke tanah Air.


Setelah dari USJ kami ke Tempozan Harbor Osaka Bay untuk menikmati suasana di Aquarium Kaiyukan & Ferris Wheel, lalu malamnya lanjut ke Shinsaibashi dan Dotonbori untuk berpoto denga Glico Man. Hmm ceritanya sudah saya tulis yaa..kamu klik saja tautan tadi untuk baca selengkapnya.

Jadi kali ini kami hanya menikmati USJ untuk mengambil banyak gambar saja. Begitu sampai di kawasan USJ, suasananya memang langsung terasa berbeda. Ramai, penuh warna, banyak orang berlalu-lalang dengan ekspresi antusias. Ada yang baru keluar dari wahana, ada yang sedang mencari tempat makan, ada yang sibuk membawa berbagai merchandise, dan tentu saja ada juga yang seperti kami: sibuk mencari spot foto.


Karena kami datang sudah cukup sore, rasanya tidak masuk akal juga kalau memaksakan diri mengejar wahana. Daripada terburu-buru dan akhirnya tidak menikmati suasana, kami memilih cara yang lebih santai. Jalan-jalan. Melihat-lihat. Menikmati atmosfernya. Dan tentu saja… mengabadikan sebanyak mungkin momen.

Baca: Busana Tradisional Jepang

Turis lokal maupun internasional yang datang ke Osaka pasti memasukan USJ dalam list destinasi mereka. USJ merupakan taman hiburan Universal Studios pertama yang dibuka di luar Amerika Serikat. USJ dibuka pada tahun 2001, tepatnya di Bulan Maret.



USJ Osaka merupakan alah satu taman hiburan kelas dunia paling populer di Jepang. Taman bermain ini memadukan berbagai atraksi bertema film Hollywood hingga karakter anime dan gim terkenal.  Terdapat beberapa atraksi populer di USJ  yang menjadi tujuan utama pengunjung.

Ada The Wizarding World of Harry Potter. Rekonstruksi dunia sihir dengan kastil Hogwarts dan desa Hogsmeade yang detail. Yang juga mejadi tujuan para pengunjung yang suka wahana ekstim adalah The Flying Dinosaur. Roller coaster terbang (flying coaster) paling ekstrem di USJ dengan posisi duduk telungkup menghadap ke bawah, meluncur dan berputar 360 derajat menembus area Jurassic Park. 

Kemudian ada Despicable Me: Minion Mayhem. Simulator 3D seru dan penuh kekacauan di dalam laboratorium Gru, di mana pengunjung "diubah" menjadi Minion. Berikutnya Super NIntendo World, Area bertema Nintendo pertama di dunia.
  • Mario Kart: Koopa’s Challenge:  Wahana 4D interaktif di mana pengunjung menggunakan kacamata AR untuk balapan melawan Bowser.
  • Mine Cart Madness: Roller coaster liar di area Donkey Kong Country yang mensimulasikan adegan kereta tambang melompati rel yang rusak.
  • Yoshi’s Adventure: Wahana santai naik karakter Yoshi mengelilingi pemandangan Kerajaan Jamur.

Buka setiap hari pukul 8.00 pagi hingga 10.00 malam. Saking luasnya dijamin sih gak bakalan bisa seharian menikmati semua wahana. Terlebih harus menunggu antrian tiket di tiap wahana. Karenanya tersedia semacam express pass yakni tiket khusus yang memungkinkan pengunjung untuk mendapatkan akses cepat ke atraksi populer, sehingga mereka tidak perlu mengantri lama. Harganya tentu berbeda. 

Bola Dunia yang Jadi “Foto Wajib”

Kalau sudah sampai Universal Studios Japan, rasanya kurang lengkap kalau belum berfoto dengan ikon yang satu ini: bola dunia Universal Studios. Benda yang sebenarnya sederhana—sebuah globe besar dengan tulisan Universal Studios—tetapi entah kenapa selalu berhasil menjadi magnet bagi pengunjung.

Mungkin karena inilah salah satu simbol yang langsung membuat orang tahu:“Yes, I'm here!” Maka kami pun ikut antre bergantian menjadi fotografer dan model. 😄Satu orang foto. Yang lain menunggu. Lalu bergantian. Kadang hasilnya bagus. Kadang orang lewat tepat di belakang. Kadang pose sudah siap, ternyata yang memotret belum siap. Justru kekacauan kecil seperti itu yang biasanya nanti paling seru kalau dilihat kembali.


Bersyukur meskipun saya lebih sering jadi photografer tapi alhamdulillah masih punya photo dengan latar bola dunia ini hehe.

Harry Potter: Rasanya Seperti Masuk ke Dunia Film

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian kami tentu saja area dengan nuansa Harry Potter. Saya bukan penggemar yang sampai hafal seluruh detail dunia Harry Potter, tetapi harus diakui, suasana yang dibangun di area ini memang membuat kita terbawa imajinasi.


Bangunan, arsitektur, pencahayaan, dan suasananya membuat tempat ini terasa seperti sebuah dunia yang berbeda. Hmm apalagi saat hari mulai gelap dan lampu-lampu mulai menyala. Pasti magical sekali. Tak ingin kehilangan suasana magis ini saya juga menikmati suasana sambil berjalan dan mengabadikan apa yang menarik perhatian.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya kunjungan kali ini jauh dari kata “ideal” kalau ukuran idealnya adalah harus mencoba berbagai wahana di Universal Studios Japan. Kami tidak sempat mengeksplorasi semuanya. Tidak mencoba permainan apa pun. Tetapi ternyata saya tidak merasa kecewa. Justru saya menikmati sisi lain dari sebuah tempat wisata.

Bahwa terkadang kita tidak harus melakukan semuanya untuk bisa mengatakan bahwa kita sudah menikmati sebuah perjalanan. Ada kalanya kita cukup berjalan pelan. Memperhatikan suasana. Melihat orang-orang bersenang-senang. Mengagumi tempat yang selama ini hanya kita lihat melalui foto atau layar. Dan tentu saja, membawa pulang beberapa foto sebagai pengingat bahwa: “Oh iya, saya pernah sampai di sini.”

Baca: Tsurumi Ryoukuchi Park - Osaka

Traveling Tidak Selalu Harus Checklist

Mungkin semakin bertambah usia, saya semakin menikmati perjalanan dengan cara yang berbeda. Dulu mungkin ada perasaan bahwa kalau sudah datang jauh-jauh, semua harus dicoba. Semua tempat harus didatangi. Semua wahana harus dinaiki. Semua makanan harus dicicipi.

Sekarang?

Saya lebih menikmati perjalanan yang tidak terlalu dipaksakan. Kalau sempat, ya kita lakukan. Kalau tidak sempat, ya tidak apa-apa. Kalau hanya bisa duduk menikmati pemandangan, juga tidak masalah. Kalau hanya bisa mengambil foto bersama teman-teman dengan latar sebuah ikon terkenal, itu pun sudah menjadi kenangan. Toh, tujuan bepergian bukan hanya untuk mengumpulkan sebanyak mungkin tempat yang pernah kita datangi. Tetapi juga untuk mengumpulkan cerita.


Dan Universal Studios Japan sore itu memberi kami satu cerita kecil yang mungkin justru akan lebih lama kami ingat: kami datang ke salah satu taman hiburan paling terkenal di Osaka… tanpa bermain satu wahana pun. 😂 Tapi kami pulang dengan galeri foto yang penuh. Dan yang paling penting— dengan hati yang senang.

Mungkin memang begitu cara perjalanan bekerja. Tidak semua yang kita rencanakan harus terjadi persis seperti yang dibayangkan. Kadang jadwal berubah. Kadang waktu tidak cukup. Kadang kita datang terlambat. Tetapi selama kita bisa menikmati apa yang ada di depan mata, perjalanan tetap bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Universal Studios Japan—kami memang tidak sempat bermain. Tapi kami sempat tertawa, berpose, berjalan-jalan, dan membuat banyak kenangan. Bukankah itu juga bagian dari indahnya sebuah perjalanan? ❤️

Bahkan saat kami memutuskan move ke destinasi berikutnya, kami juga menikmati suasana pedestrian yang nyaman berjalan pelan beramai-ramai menuju mobil van yang akan membawa kami ke Osaka Bay. Rupanya mobil di parkir di tempat yang cukup jauh memungkinkan kami menikmati suasana jalan kaki dan berbaur dengan pejalan kaki lain. Hmm tetap menyenangkan, terlebih masih tersisa tawa dan cerita dari USJ tadi.



No comments

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini. Comment yang masuk saya moderasi terlebih dahulu ya. Mohon tidak meninggalkan link hidup.