Friday, July 15, 2016

Blog Tour: When A (not) Superhero Mama Writes Her Diary

Zata Ligouw. Familiar dengan nama yang satu ini? Bagaimana dengan senyum segar yang khas atau pose-nya yang slalu stunning di media sosial dan blognya? Yups, beliau memang salah satu blog yang nge-hits menurut saya. Mom Blogger tepatnya. Mba Zata memiliki 3 anak, dua orang  yang sudah beranjak remaja dan satu orang yang masih balita. Mama dari 3 putra putri ini juga merupakan Offline Activation Manager salah satu moderator forum di theurbanmama.com,  freelance Indonesian Language Instructor, (script)writer, crafter, dan mompreneur wanna be.. kap lengkap yaa!

Selain aktivitas tadi, Mba Zata ini juga mengelola dua blog lho. Yang pertama di diberi judul Diary of a (not) Superhero Mama sebuah lifestyle blog tempat Mba Zata menuliskan banyak hal. Satu lagi Blog berniche kebugaran "Fit Mama Wanna be".  Kalau mau tahu rahasia dan tips bugar dan fitnya mama yang satu ini bisa diintip di blog ini.


Sejujrunya saya baru tahu belakangan ada blog khusus kebugaran yang dikelola Mba Zata, saya lebih sering ngulik di diary (not) superhero mama miliknya. Blog satu ini memang tempat menulis dan mencatatkan segala hal buat mba Zata, mulai dari kegiatan anak-anak, craft, fitness, review produk, photography, videography dan banyak lagi. 


Sebagai blogger yang sudah malang melintang *haishh... tentu saja pengalaman dan pengakuan terhadap Mba Zata juga sudah banyak yaa. Kalau penasaran bisa dilihat di profilenya tentang media cover yang meliput tentang kegiatan bloggingnya. Mba Zata bahkan sudah dikategorikan sebagai seorang professional blogger. Mba Zata bahkan sudah merasa nyaman untuk menyebut dirinya sebagai full time blogger. Sejak resign dari kerja kantoran beliau menghabiskan waktu sekitar 5-8 jam sehari untuk mengurusi blog. 


"Saya bisa menghabiskan waktu 5-8 jam per hari mengurusi blog, dari mulai menulis artikel, mengambil foto untuk ilustrasi blog, membalas komentar-komentar yang ada di blog, melakukan blog walking, berinteraksi di sosial media yang berhubungan dengan kegiatan ngeblog, belum lagi kalau harus menghadiri event yang berhubungan dengan kegiatan ini serta bertemu klien yang ingin bekerja sama dengan saya sebagai blogger, terkadang hal itu bisa memakan waktu seharian."

Pantas saja yaa, kiprahnya di dunia blogging makin gemilang. 5-8 jam itu banyak juga lhoo dari 24 jam sehari.  Tapi tetap saja, Mba Zata mengutamakan keluarga sebagai hal yang pokok. Untuk menjaga keseimbangan hidup, ada beberapa hal yang menjadi catatan Mba Zata yang bakal saya kutip di sini. Semoga bisa menginspirasi kita juga yaa.

Dukungan keluarga

Hal yang sangat penting untuk bisa menjalani semua profesi dengan nyaman adalah adanya support dan dukungan tulus dari keluarga, terutama suami dan anak-anak. Mba Zata merasa sangat didukung oleh suami dan anak-anak terkait kegiatan bloggingya. Mereka bahkan mau menjadi asisten dalam rangka pengambilan gambar untuk kelengkapan blogging. 

Perlengkapan 'perang' ngeblog

Sebagai blogger professional maka kelengkapan ngeblog seperti laptop, smartphone, jaringan internet, kamera dan lainnya harus dilengkapi. Tidak harus sekaligus. Bertahap saja! Bukan soal gaya, tapi memang investasi. Saya sepakat sekali. Semoga segera bisa memiliki juga camera mirrorless impian. DLSR berat euy...sudah gak cocok karena faktor U nih. 

Keuangan

Resign dari kerja kantoran dan memutuskan menjadi full time blogger tentu memberikan pengaruh dari sisi keuangan. Mba Zata berusaha menja manajemen keuangan denagn tidak melewati batas. Intinya kita harus bisa mengetahui batas-batas pengelolaan uang. Meskipun materi bukan segala-galanya, tetapi kita tetap harus bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan. Beruntung sekali, suami saya supportif yaa.

Bersikap profesional

Sama seperti saat bekerja kantoran, ngeblogpun harus professional dan tidak setengah-setengah. Bukan cuma konten tapi juga pelengkap lainnya seperti foto dan video. Semua dikerjakan secara total oleh Mba Zata. 

Manajemen waktu

Mba Zata berusaha mengatur waktu sedemikian agar tetap seimbang dan tidak telihat melulu memegang gadget di depan anak-anak. Hmm PR buat saya nih!

Gimana tips work dan life balance ala Mba Zata? Kece kan? 



Tapi kalau ditanya postingan apa yang paling berkesan di blog Mba Zata buat saya. Maka saya memilih sebuah postingan yang berjudul: "We do not remember days, we remember moments ..." Sebuah postingan yang ditujukan untuk dua keponakan dari almarhum kakaknya. Membaca postingan tersebut membuat saya merinding dan terharu. 

Saya sering menceritakan postingan tersebut pada anak-anak untuk menggugah "bonding dan kedekatan" antar mereka. Ka Zaha anak saya kedua, eh namanya mirip ya sama tante Zata,- sering meminta saya mengulang cerita tersebut. "Ibu ceritain lagi dong cerita temen blogger ibu waktu kecil yang jatuh ke sungai..." Penasaran dengan kisah yang saya maksud...silahkan mampir langsung ke diary mba Zata yaa.

8 comments:

  1. Waah aku jg kagum sama mama zata yg fit dan eneegik

    ReplyDelete
  2. mba Ophiiiii, ya ampuuun tulisanmu bikin aku merinding dan terharu jugaaa, makasih banyak yaaa. Aku aslinya pemalu dan nggak pede-an, lho, jadi denger/lihat/baca hal-hal yang bagus tentang aku, aku tuh jadi ge er dan senang luar biasa, jadi makin pedeeee. Sekali lagi makasih banyak ya mba Ophiii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh lupa, salam buat ka Zaha, yaaa, toss juga karena namanya mirip tante, hihihi...

      Delete
    2. Sama2 mb...nti sy sampaikan ke k zaha

      Delete
  3. Duh.. mama yg satu ini emang cantik dan energik ya..
    Btw kenal Mbak Zata di grup Arisan Link saya jadi kagum sama beliau. Beliau tuh udah beken tapi sikapnya hamble banget ya, Mbak Ophi :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.
Comment teman-teman akan segera muncul setelah dimoderasi yaa.