Thursday, May 25, 2017

Cegah Infeksi Saluran Kemih Sejak Dini, Lengkapi dengan Prive Uri-Cran

Infeksi Saluran Kemih dan Wanita

Infeksi Saluran Kemih dengan gejala anyang-anyangan lebih rentan terjadi pada kaum wanita. Berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 10 wanita pernah mengalami anyang-anyangan. Hmm artinya 50 persen wanita pernah mengalami sakit atau rasa tidak nyaman saat buang air kecil. Kondisi ini memang salah satunya disebabkan oleh faktor anatomi wanita yang berpotensi menyebabkan bakteri mudah masuk ke dalam saluran kencing.


Infeksi saluran kemih, anyang-anyangan, tidak nyaman atau sakit buang air kecil, dan bakteri? Apa hubungannya  ya?


Infeksi saluran kemih salah satu tandanya adalah anyang-anyangan. Anyang-anyangan ditunjukkan semakin seringnya frekuensi berekmih dengan jumlah yang sedikit-sedikit dengan rasa sakit atau tidak nyaman saat buang air kecil. Kondisi ini disebabkan oleh serangan bakteri pada bagian-bagian tertentu dari sistem saluran kemih kita. Saluran kemih terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Pada saluran inilah air seni atau urin diproduksi dan dibuang.

Produksi air seni atau urin berawal dari proses pembuangan dari ginjal. Kotoran yang ada dalam darah dipisahkan dan dikeluarkan dalam bentuk urin yang dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih. Urin ditampung dalam kandung kemih dan kemudian dibuang melalui uretra sebagai saluran pelepasan.

Jarak uretra dengan anus pada tubuh wanita lebih dekat daripada pada tubuh pria. Selain itu bentuk uretra wanita yang terbuka berpotensi mengundang masuknya bakteri ke dalam saluran kencing dengan lebih mudah. Kondisi ini yang menyebabkan wanita lebih rentan terserang infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih yang awalnya mungkin hanya berupa anyang-anyangan namun jika tidak dicegah dan diatasi secara serius dapat menimbulkan komplikasi yang cukup serius lho. Jika anyang-anyangan merupakan gejala infeksi saluran kemih "bawah", maka pada tahap lanjutan bisa terjadi gangguan infeksi saluran kemih "atas" yang bisa menganggu ginjal dan infeksi darah. Hmm serem kan?

Pada infeksi saluran kemih "bawah", bakteri menyerang uretra dan kandung kemih. Selain anyang-anyangan yakni rasa ingin selalu buang air kecil, sakit buang air kecil baik disertai nyeri atau perih, juga ditunjukkan dengan warna urin yang keruh dan baunya yang menyengat. Untuk Infeksi saluran kemih atas gejalanya dapat berupa nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.


Anak-anak (Perempuan) pun Beresiko 

Beberapa bulan lalu secara bergantian dua orang gadis kecil saya mengalami sakit dengan gejala yang mirip. Sakit perut tak tertahankan sehingga mereka tidak bisa tidur nyenyak malam hari dan bahkan salah satunya harus bolak balik ke kamar mandi untuk pipis.

Awalnya Ka Alinga (9,5 thn). Beberapa kali mengeluh sakit perut. Saya pikir masuk angin atau kembung biasa. Namun semakin lama tampaknya semakin menganggu. Meski tidak sampai minta libur sekolah, namun sepulang sekolah sesampainya saya di rumah kakak langsung menangis dan mengeluh sakit perutnya tak kunjung sembuh. Makannya pun makin malas. Selera makan Ka Al memang susah sekali digugah. Saya menyimpulkan sakit lambung.

Benar saja, saat dibawa ke dokter langsung didiagonosa sakit lambung. Selain diberi obat pengurang nyeri lambung, dokter menyarankan pola makan yang sehat dan baik mengurangi makanan dengan kandungan gluten dan memperbanyak konsumsi serat dan protein dari ikan.

Tidak lama berselang, Ka Zaha (8 thn) juga mengalami sakit perut. Gejala yang ditunjukkan mirip. Saya kemudian menduga-duga sakit lambung juga. Tapi Ka Zaha ini berbeda dengan ka Alinga yang susah makan. Ka Zaha lebih lahap makannya. Kok bisa sakit lambung juga ya.

Ka Zaha sampai tidak bisa masuk sekolah karena lemas. Malam hari tidur tidak nyenyak selain sakit perut, suhu badannya pun agak tinggi. Ka Zaha juga bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Hmm sedikit beda dengan yang dialami kakaknya.

Setelah dua hari tak ada perubahan, saya kemudian membawa Ka Zaha ke dokter anak. Dugaan awal sakit lambung, namun dengan tambahan penjelasan dokter kemudian memberikan rujukan untuk cek darah dan urin ke laboratorium jika setelah diberi obat yang diresepkan tidak ada perubahan atau malah makin buruk. Saya jadi "dag dig dug".

 "Dugaan awalnya apa ya dok?" Karena penasaran saya akhirnya bertanya juga.

"Kalau dari kondisi sekarang saya tidak bisa pastikan bu. Makanya lihat kondisi dalam dua hari ke depan. Kalau masih sakit atau semakin sakit, Ibu bisa langsung ke laboratoirum ya."

"Ada dua kemungkinan sih bu selain lambung, bisa jadi infeksi usus buntu atau ISK. Makanya saya minta cek urin juga nanti untuk memastikan."

Jujur saya baru tahu kalau anak kecil pun bisa terserang infeksi saluran kemih.

"ISK dok? Infeksi saluran kemih? Emang anak-anak juga bisa kena ISK ya dok?

"Bisa bu, siapa saja bisa terkena resiko ISK. Tadi katanya bolak balik ke kamar mandi ya, pipis terus itu salah satu gejalanya. Makanya nanti kita pastikan yaa"

Alhamdulillah, kemudian dengan obat yang diresepkan, perbaikan pola makan, dan kebersihan makan serta banyak air minum kondisi Ka Zaha makin membaik dan pulih sebelum kami memutuskan melakukan cek laboratorium. Rupanya memang lambungnya yang luka.

Saya bersyukur juga karena kejadian tersebut saya jadi tahu kalau anak-anakpun bisa beresiko terkena infeksi saluran kemih.

Hmm PR buat saya untuk menjaga agar dua gadis kecil saya terhindar dari yang satu ini. Saya merasa perlu memberitahu mereka tentang penyebab sakit saat buang air kecil dan bagaimana mengatasi susah buang air kecil yang merupakan gejala awal infeksi saluran kemih. 

Saya sudah punya pengalaman dengan anyang-anyangan. Tidak lain karena kebiasaan saya menahan pipis. Saya bisa tahan berjam-jam untuk tidak buang air kecil karena merasa kurang nyaman harus pipis di toilet umum bahkan toilet kantor sekalipun. Karena malas pipis di tempat umum ini saya sering tahan gak minum air putih meski haus. Jelek banget yaa! Jangan ditiru ya, btw sekarang saya sudah tobat kok hehehe. Anyang-anyangan gak enak, yang enak mah ayang-ayangan hehehe. Husss!

Anyang-anyangan membuat saya sering merasa pipis tidak tuntas. Sudah bersih-bersih tapi seperti ada yang masih keluar sedikit-sedikit. cret, cret. Sangat menganggu terutama terkait dengan kebersihan dan najis yang bisa membatalkan wudhu saya. Concern saya berawal dari masalah ini sebetulnya.


Tapi memang belakangan saya sudah tidak bisa dan biasa lagi menahan pipis, alih-alih menahan pipis karena merasa tidak nyaman di toilet umum, kemana-mana saya selalu menyiapkan tisu basah. Pola minum air putihpun sudah lama saya perbaiki. Tinggal konsistensinya nih. Asupan nutrisi yang sehat juga menjadi salah satu penyokong kesehatan saluran kemih. Mengonsumsi ekstrak cranberry sangat membantu proses penyembuhan dan efektif sebagai cara mengatasi anyang-anyangan .

Baca juga kisah saya dan anyang-anyangan di sini


Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati, Hindari Penyebabnya!

  • Jangan Biasakan Menahan Pipis

Berdasarkan pengalaman saya, kemudian saya selalu mengarahkan agar duo gadis kecil saya menghindari penyebab anyang-anyangan tadi. Keduanya memiliki pola dan kebiasaan buang air kecil yang berbeda. Hmm mungkin selain kekhasan anatomi dan jam biologis, jenis dan banyaknya asupan nutrisi mereka yang berbeda juga menjadi penyebabnya.

Salah satu penyebab anyang-anyangan adalah kebiasan buruk menahan buang air kecil. Ka Alinga mirip dengan saya. Suka menahan pipis.

"Plis atuh lah kak, yang jelek-jelek jangan ditiru."

Jangankan saat bepergian atau di luar rumah di mana kami harus menggunakan toilet umum dan mengantri, di rumah sajapun Ka Alinga terhitung malas buang air kecil. Kondisi ini diperburuk dengan asupan air putihnya yang juga minim.

Jujur saya sering sidak. Saat pulang kantor saya cek bekal air minum mereka ke sekolah masih banyak atau sudah habis. Air seni atau urin mereka saat pipis keruh atau terang. Nah kalau sidak seperti ini sering sekali Ka Alinga yang "tertangkap basah". Air minumnya masih banyak dan urinnya juga terhitung keruh. Saya tanya hari ini sudah pipis berapa kali. "satu kali" jawabnya cuek. Duuh Nak.

"Aku males pipis bu, dan aku memang gak pingin pipis" 
"Iya nak, itu karena kakak kurang minum air putihnya"
"Minum air putih itu minimal 8 gelas lho satu hari, makin banyak makin baik. Kalau karena minum air putih jadi sering pipis itu bagus. Pipis kan membuang racun dari tubuh"

Panjang lebar deh ceramah saya. Saya kok seperti tengah menceramahi diri sendiri ya hihihi. Kakak Al kadang membalikkan ke saya.
"Naah Ibu tuh, Ibu kan yang suka males pipis. Buah  jatuh kan gak jauh dari pohonnya bu."
Duuh pinternya kamu nak...
"Yaah tapi kan itu dulu kak, sekarang kan Ibu banyak minum air putih dan gak malas pipis lagi". "Ibu sudah move on sayang..."
Tetap dung ya, Ibu gak mau kalah pintar dari anaknya hihihi *gak mau kalah set*


  • Jaga Kebersihan Toilet dan Air untuk Membasuh

Berbeda dengan kakaknya, Ka Zaha bisa merasa nyaman pipis di mana saja. Jangankan di sekolah, semua tempat baru yang pernah kami datangi dan singgahi, rasanya pernah dipipisi Ka Zaha. *bocoor* Kadng alih-alih menunggu dan menemani Ka Zaha, saya jadi ikutan pipis juga hihihi. Jujur kebiasaan jelek malas pipis di tempat umum masih suka muncul.

Nah potensi penyebab anyang-anyangan tidak selesai hanya dengan melakukan buang air kecil serutin mungkin. Kondisi kebersihan toilet dan air yang digunakan untuk membersihkan diri juga menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan.

Untuk di lingkungan pribadi dan lingkungan terbatas tentu kita bisa melakukannya dengan sederhana. Sesederhana membersihkan toilet secara rutin dan berkala. Demikian juga dengan air untuk membasuh kotoran. Akan lebih baik jika digunakan air yang mengalir. Bukan air yang menggenang atau menempati tempat tertentu. Air yang mengalir seperti air kran tentu lebih aman dari pada air yang menggenang. Genangan air akan memudahkan bakteri dan sejenisnya berkembang.

Jika terpaksa menggunakan air yang menggenang, pastikan untuk dikuras dan dibersihkan secara berkala. Ganti selalu dengan air yang baru, saat hendak pipis. Lebih mudah dan amannya gunakan air kran untuk membersihkan diri. Kebersihan toilet di rumah bisa kita jaga dan atur sendiri. Di kantor atau lingkungan sekolah anak, ingatkan selalu cleaning service untuk rutin membersihkan toilet dan membersihkan wadah/ember/tampungan air. Bawel sedikit tak mengapa, daripada tidak aman dan nyaman kan?

Saat harus pipis di toilet umum, pastikan toilet dan airnya bersih. Salah satu cara yang sudah saya biasakan adalah membawa tisu basah saat bepergian untuk membersihkan toilet saat kita akan buang air kecil, terutama toilet duduk. Saat menemani anak-anak ke toilet saya pastikan membawa tisu basah dan membersihkan toiletnya dulu sebelum mereka pipis.

  • Bersihkan dengan Cara yang Benar

Salah satu cara mencegah anyang-anyangan yang juga sangat penting adalah menjaga kebersihan organ kewanitaan. Tentu saja karena resiko wanita yang lebih tinggi terkena bakteri dan juga karena anatominya yang khas. Duo gadis kecil saya inipun saya siagakan soal ini.

Cara yang tepat membersihkan organ kewanitaan setelah buang air besar dan buang air kecil sangat penting untuk dipraktikkan sejak dini. Sejak mereka berdua diajarkan toilet training dan akhirnya sudah bisa membersihkan diri dari buang air kecil dan air besar sejak masuk SD, saya sudah sampaikan cara "bersih-bersih" yang benar. Tentu saja pada awal-awal toilet training sudah saya praktikkan juga.

Jadi saat membersihkan diri dari buang air kecil atau buang air besar, pastikan kita membersihkannya dari arah depan ke belakang. Jangan terbalik! Kenapa? karena seperti sudah dibahas sebelumnya infeksi saluran kemih disebabkan oleh gangguan dari bakteri yang masuk atau menempel pada saluran kemih. Nah salah satu bakteri yang paling sering menjadi penyebab adalah bakteri E.Coli atau  Escherichia Coli.

Bakteri E. Coli ini biasanya berasal dari kotoran termasuk kotoran manusia. Nah jika kita tidak membersihkan diri dari buang air kecil dan besar dengan baik dan benar, dikhawatirkan E. Coli ini masuk dan kemudian menempel di dinding saluran kemih dan pada akhirnya menyebabkan infeksi. 80% kasus infeksi saluran kemih memang disebabkan oleh bakteri E. Coli ini. Tenyata tidak secantik namanya, E. Coli ini diam-diam berbahaya untuk kesehatan kita.

Satu hal lagi bakteri E. Coli juga tidak mengenal usia, bahkan anak-anak sekalipun bisa menjadi korban yang rentan dihinggapi E.Coli. Jadi cara membersihkan organ kewanitaan terutama saluran pelepasan dengan tepat menjadi hal yang krusial untuk dipraktikkan sejak dini.

  • Gunakan Pakaian Dalam yang Tepat dan Nyaman
Yang juga harus dilakukan sejak dini dalam menjaga organ kewanitaan dan sekitarnya adalah penggunaan pakaian dalam yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan tentu saja selalu bersih. Anak-anak saya sangat aktif dan hampir selalu bergerak sepanjang hari. Hmm saat tidur aja yang kayaknya mereka anteng. Badan yang berkeringat atau organ kewanitaan yang lembab tentu bisa menimbulkan suasana nyaman bagi bakteri. 

Rutin mengganti pakaian dalam serta mencegah kondisi lembab di area kewanitaan membuat bakteri malas bersarang. Semakin bersih, semakin tidak nyaman E.Coli bersarang di sana. Hiyyyy hus hus! pergilah kau E. Coli! Terbayangkan kalau ternyata karena pakaian dalam yang tidak bersih dan lembab mereka bersarang di tubuh mungil anak-anak kita. Hiyy enggak deh!

Ayo Mommies, sudah pastikan pakaian dalam anak-anak rutin diganti dan dalam kondisi bersih dan tidak lembab? Ayo sidak putri-puri kecil mommies :)

  • Mandi di Air Mengalir
Selain menggunakan air mengalir saat membersihkan diri dari buang air, menggunakan air mengalir saat mandi juga membantu mengusir bakteri jahat E.Coli. Bakteri E. Coli bisa terbaw air saat kita mandi.

  • Konsumsi Ekstrak Cranberry 
Last but not least, konsumsi buah yang mengandung antioksidan tinggi untuk mencegah infeksi. Cranberry, buah kecil berwarna merah tua yang hanya tumbuh dari bagian utara Amerika dan Canada memiliki banyak khasiat terutama untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mulut, dan tinggi antioksidan.


Prof. Itzhak Ofek, Peneliti di Tel Aviv University Sackler Faculty of Medicine menemukan manfaat jus Cranberry segar dapat menyembuhkan infeksi saluran kemih pada perempuan karena molekul non-dialyzable material atau NDM  yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing setelah dibuktikan melalui 4 uji klinis acak sempurna.

Buah cranberry memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri E.Coli. Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi.

Sayangnya mendapatkan cranberry segar di negara kita tidaklah mudah. Ssst harganya juga lumayan mahal tentunya. Trus kalau harus bikin jus cranberry sendiri,  terbayangkan repotnya. Buah kecil yang tampak manis dan menggoda itu ternyata rasanya agak pahit dan asam.

Jadi gimana caranya bisa tetap mendapatkan khasiat hebat jus cranberry? tidak perlu khawatir, karena sudah ada ekstrak buah cranberry dengan kandungan dan khasiatnya yang hebat dalam Prive uri-cran. Pas banget karena Prive uri-cran ini selain berbentuk kapsul dan mudah dikonsumsi oleh orang dewasa seperti saya, juga ada yang berbentuk powder sehingga mudah dikonsumsi anak-anak.

Prive uri-cran plus yang mengandung ekstrak cranberry, vitamin C, lactobacillus achidopillus, serta bifidobacterium bifidum bisa diseduh dengan air lalu diminum. Selain rasanya yang nyaman di lidah, warna merahnya juga cantik memudahkan kita meminta anak-anak meminumnya.

Saya juga lebih suka mengonsumsi uri-cran yang berbentuk powder, rasa cranberrynya yang manis masam terasa segar diminum dingin. Untuk pencegahan minum cukup 1 kali sehari 1 sachet yang diseduh dengan air sekitar 150ml. Untuk yang mengalami anyang-anyangan bisa mengonsumsi 2 gelas @150ml selama 10 hari untuk lebih maksimal.


Mengingat kandungannya yang alami yakni ekstrak cranberry, Prive uri-cran aman kok untuk anak-anak. Dosis yang diberikan bisa separuh dari dosis orang dewasa. Kalau bikin satu gelas dari satu sachet uri-cran powder, biasanya Ka Alinga dan Ka Zaha minum berdua. Jadi satu gelas berdua, pas untuk dosis anak-anak. Saya juga gak repot bikinnya. Malah Ka Al yang suka rasa masam manisnya bisa bikin sendiri. 

"Enak buu, seger. Aku boleh bikin sendiri ya..." 
"Boleh, tapi jangan melebihi dosis ya nak. mentang-mentang enak trus serasa minum jus hahaha "

Prive uri-cran juga tidak sulit dicari seperti buah cranberry. Produk dari perusahaan farmasi terpercaya Combiphar ini tersedia di toko pharmacy atau apotik seperti Century, Guardian, Watsons, Kimia Farma, Viva Health dan apotik lainnya.

Menjaga kesehatan saluran kemih penting dilakukan sejak dini. Selain menjaga pola hidup yang bersih dan sehat, rasanya makin lengkap dengan mengonsumsi ekstrak buah cranberry yang terkandung dalam Prive uri-cran.  Yuuk Mommies mulai dari sekarang!



Referensi: http://uricran.co.id/ 

34 comments :

  1. Anyang2an ini tidak boleh disepelein ya mbak. Bisa fatal juga ternyata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya..klo dibiarin bs kena ke ginjal kan

      Delete
  2. pernah ngalamin juga dan duuh rasanya ga enak bgt. coba dari dulu udah kenal uri cran

    ReplyDelete
  3. si sulung sya pun pernah kena anyang-anyangan Mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ga datemh2 lagi ya mba..anak2 perlu diedukasi jg lho

      Delete
  4. Anyang anyangan tuh ga enakkkkk bangetttt.Btw aku juga nyobain ini rasanya enak banget.

    ReplyDelete
  5. Anyang2an nih klo anak2 karena nahan pipis jg ya mba ophii. Mereka asyik main..
    Jd bisa utk anak2 ya^^ asyik deh. Oh yaa klo pergi jg aku bawa handuk buat lap abis pipis, nggak pake tisu toilet mbaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kadang2 saking asik maiin pipis ditahan2
      Nah pake handuk lbh oke sebetulnya

      Delete
  6. Hr inipun aku lg anyang2an mb -_- .. Ini gara2 nahan pipiz dr abis sahur, krn bela2in tidur . Paginya lgs nyeri.. Mau pipis aja cm dikit.. Huft... Pgn cari uricran ini ntr sambil nungguin bukA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba..uricran kece lah utk mencegah anyang2an. Aku suka yg powder gini

      Delete
  7. Wah baru mau nanya bisa ga buat anak2 eh udah dijawab

    ReplyDelete
  8. Oooh.. anak-anak juga bisa ya ga pandang umur?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba...bakterinya gak kenal usia

      Delete
  9. Jangan sampai kena anyang-anyangan yaa benar2 gak nyaman

    ReplyDelete
  10. baru tahu loh bisa kena ke anak2 mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget ternyata mba...e coli ga kenal usia

      Delete
  11. saya juga punya dua anak cewek, suka nahan pipis kalau di ajak jalan kemana-mana, banyak alasan sebenarnya mah malas ke toilet..besok-besok harus tegas deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaa...si kakak nih yg suka males pipis

      Delete
  12. Ternyata bisa kena ke anak2 juga yaa
    Harus hati2 memang
    Aku pun lagi hamil beresiko tinggi kena mbak jd memang konsumsi prive uricran juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bumil termasul yg beresiko tinggi mba

      Delete
  13. Aku waktu remaja, pernah anyang-anyangen, kesiksa banget, sakit.

    ReplyDelete
  14. Awalnya akupun paling enggan mampir ke toilet umum,Mbak. Lebih baik nahan kencing dan mencari toilet umum yang lebih privat. Tapi ya itu resikonya akan berakibat jelek yang namanya menderita anyang-anyangan. Duh, gak enak banget ya Mbak,. Untung ada Prive Uri-Cran, aku mau coba dech seperti Kak Alingga dan Kak Zaha

    ReplyDelete
  15. rasanya gak nyaman banget kalau kena anyang-anyangan. Semoga Nai jangan sampe ngerasain anyang-anyangan

    ReplyDelete
  16. Aku pernah ngalamin teh ophi,, gk nyaman banget smp 2 hr br hilang hmm skrng udah prive Uri-cran jd gk khawatir lg

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya membantu ya minum prive uri cran

      Delete
  17. Waah bisa untuk anak-anak juga ya mbak, prive uri cran ini memang praktis jadi suplemen keluarga

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini.

Back to Top