Manfaat Bermain Game bagi Anak Kinestetik


Gadget for Kids? Yay or Nay?

Anak-anak pegang gadget dan main game. Rasanya saat ini hal sangat lumrah dan agak sulit untuk dihindari. Bahkan untuk anak kinestetik seperti Paksi (12 tahun) yang biasanya (bahkan sampai sekarang sebetulnya) lebih suka main keluar rumah dan bergerak. Paksi si kinestetik sejak pandemi melanda, mulai memegang gadget lebih lama dari biasanya. 

Saya bahkan belikan seperangkat PC (Personal Computer) untuk kegiatan belajar jarak jauhnya saat itu. Usai belajar, karena sedang pandemi dan harus social distancing, Paksi harus menahan diri untuk tidak keluar rumah. Sejak itulah mulai lebih intens menggunakan gadget baik PC maupun smartphone lama yang dilungsurkan Ayahnya.

Saya bisa memaklumi ketika kemudian kebiasaan mengisi waktu dengan bermain games ini berlanjut hingga sekarang. Namun sebagai orang tua saya masih terus mengawasinya. Untuk pembagian waktu belajar, bermain di luar rumah, atau bermain dengan gadget serta disiplin waktu terkait dengan ibadah masih terus dipantau dan diingatkan. Sebagai anak kinestetik, kegiatan belajar di sekolah yang saat ini sudh berangsur normal telah cukup menyita waktunya. Sekitar 9 (sembilan) jam Paksi berada di sekolah. Sejak pukul 07.15 sampai dengan pukul 16.00 (bahkan bisa lebih saat jadwal ekskul). 


Saat kembali ke rumah, si Kinestetik ini bukanya istirahat atau leyeh-leyeh, tapi langsung ganti baju ambil sepeda dan main ke luar rumah. Bahkan meskipun teman main sebayanya hanya satu orang di komplek kecil kami. Selain main sepeda mereka biasanya main bola berdua. Jason teman sebayanya, biasanya sudah menunggu atau bahkan menjemputnya ke rumah sepulang sekolah. "Aku bosan dalam ruangan, dari pagi belajar di kelas. Istirahat dan keluar kelas cuma sebentar." Itu alasannya. 

Jelang maghrib, mereka baru bubar. Biasanya bersamaan dengan waktu saya tiba ke rumah. Paksi segera mandi, lalu kembali keluar dan siap-siap adzan di Musholla. Lepas sholat Maghrib, biasanya Ia dan Jason masih lanjut main dan bercanda. Kecuali dipesankan untuk segera pulang dan mengaji dulu di rumah sama Ibu. Setelah itu biasanya, waktu makan malam hingga adzan Isya berkumandang. Karena fullday school, Paksi hampir tidak punya PR, kecuali projcet tertentu yang harus diselesaikan di rumah. Lalu kapan Paksi pegang gadget dan main dengan gadgetnya?

Gadget is OK, But Make it Least Priority!

Pegang gadget bukan pilihan pertama dan utamanya saat pulang ke rumah. Seperti yang disampaikan tadi, sebagai anak kinestetik, bermain keluar rumah dan bergerak adalah pilihan utamanya. Dalam kondisi tertentu seperti cuaca sangat terik seperti belakangan ini atau Ia sedang malas keluar karena agak capek atau temannya Jason sedang tidak bisa main keluar, Paksi baru memilih untuk menengok smartphone-nya.

Apa saja yang dilakukan Paksi dengan gadgetnya? Pastinya bermain game, bisa lewat PC atau lewat smartphone. Namun Paksi cukup kreatif, Ia membuat content dari kesukaannya main game dan membuat channel Youtubenya sendiri untuk berbagi keseruannya main game atau saat main di luar rumah. 

Meskipun belum terkelola maksimal, namun channel yang dibangunnya sendiri dari nol, tanpa bantuan saya sekalipun ini sudah memiliki beberapa ratus subscriber dan mengunggah cukup banyak video. Semua kegiatan mulai dari proses record, editing, hingga publishing dilakukannya sendiri. Ia tak terlalu suka kalau saya ikut mengatur ini itu. Video yang populer di Channel Paksi memang review seputar games yang dimainkannya.


Si Kinestetik ini banyak menyalurkan kecerdasan kinestetiknya dengan membuat content di masa pandemi kemarin. Makanya jumlah content yang dibuatnya pada masa itu cukup banyak dan cukup produktif. Sejak lewat masa pandemi, Ia kembali main keluar rumah, bersepeda, bermain bola, atau sekedar bercanda dengan temannya. Content creating memang lebih menurun jumlahnya. Pegang gadget juga tidak lagi jadi kegiatan yang mendominasi meskipun tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Bermain games masih jadi pilihan kedua setelah main di luar rumah.

Apa Manfaat Bermain Games bagi Anak Kinestetik?

Namun harus saya akui, dari pengalamannya selama bermain games dan membuat content tentang games, Paksi memang merasakan banyak manfaat. Baik yang Ia sampaikan dan ceritakan dari apa yang dirasakan dan dialaminya maupun yang bisa saya lihat dari perkembangannya. Saya tidak bisa menutup mata dan mengingkarinya karena memang selalu ada cost and benefits dalam setiap pilihan. Yang penting bagaimana memaksimalkan benefits dan meminimalisir cost. Beberapa manfaat bermain games buat Paksi sebagai berikut:

 📲Mengurangi Stress dan Bosan

Anak kinestetik cenderung mudah bosan saat tidak bergerak dan berkegiatan yang melibatkan fisik secara aktif. Manfaat bermain games antara lain mengurangi stress dan rasa bosan. Pada masa pandemi saat tidak bisa keluar rumah, atau sekarang saat udara di luar rumah tidak bersahabat, si Kinestetik sangat mudah terpicu stress dan merasa bosan. Bermain games membuatnya bisa megalihkan rasa penat dan bosan. Tentu ini membuatnya kembali fresh.

Secara tidak langsung bermain games juga memperkuat memori dan konsentrasinya, namun dengan cara yang fun dan menyenangkan. Mungkin masih jadi pilihan berikutnya setelah beraktivitas fisik, namun saat tidak bisa melakukan aktivitas fisik, bermain games mengalihkannya dari penat dan bosan.

📲Menjadi Kreatif dan Banyak Ide

Entah dari mana idenya, ketika seru bermain games kemudian Paksi terpikir untuk membuatnya sebagai konten dan membaginya dalam channel youtube-nya sendiri. Dulu saat Ia masih kecil, Paksi (dan kedua kakaknya) memang sering menjadi talent untuk video dan content yang saya buat baik di media sosial seperti Instagram maupun di Youtube. Bahkan sebagian content di Youtube saya isinya video yang dibuat, diedit, dan diporduksi oleh anak-anak tanpa bantuan saya sedikitpun.

Sayangnya sejak beranjak remaja meraka malah tak mau terkespos di media sosial saya. Itulah kenapa, Paksi misalnya memilih niche gaming di Youtube-nya sehingga ia tetap bisa berkreasi tanpa harus menampakkan mukanya. Ide-idenya juga muncul dari berbagai games yang Ia coba mainkan.

📲Melatih Problem Solving, Strategi, dan Decision Making.

Bermain games, selain melatih koordinasi tangan, mata dan motorik halus serta kemampuan spasial. Juga belajar memecahkan suatu masalah dengan logikanya. Paksi harus mengikuti instruksi dan membuat rencana. Ia juga dituntut berpikir cepat, membuat analisa, dan keputusan dengan cepat. Tak jarang Ia menyusun strategi dan antisipasi. Saat dihadapkan pada pilihan, Paksi harus berani mengambil risiko dan melatih cara menghadapi tantangan.

📲 Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Selain menonton content berbahasa Inggris seperti film atau tayangan di channel Youtube lainnya. Permainan games yang memang menggunakan bahasa Inggris telah meningkatkan kemampuan dan pemahamannya terhadap banyak kosa kata dalam bahasa Inggris. Bahkan kalimat-kalimat sehari-hari dan gaul, banyak diperolehnya dari berbagai games yang dimainkan.

Saat menemukan kosa kata yang terasa asing atau sulit dipahami dalam bahasa Inggris, biasanya Paksi langsung bertanya apa artinya dan apa maksudnya. Kemauannya untuk bertanya dan mengonfirmasi pada saya, juga membantu saya memfilter bahasa dan kalimat yang kurang layak. saya akan dengan terbuka menyampaikan jika ada kalimat atau kata-kata yang tidak layak yang ada di games tersebut. "Itu artinya bla bla bla, biasanya dipakai untuk menghardik orang. Itu kata-kata yang kasar, tidak untuk dipakai ya dek."



📲 Meningkatkan Percaya Diri

Bermain games juga bisa meningkatkan kepercayaan diri anak. Selama bermain, mereka diberikan tanggung jawab untuk memilih keputusan tanpa bantuan orang lain. Manfaat ini biasanya didapatkan saat anak memainkan jenis games yang permainannya memecahkan suatu masalah. Meskipun mereka bermain hanya di dunia maya, saat salah mengambil keputusan dalam permainan atau games, akan ada konsekuensi yang ditanggung sehingga mereka belajar berhati-hati mengambil sikap. 

Di luar itu, saat berhasil menyelesaikan suatu misi atau tantangan akan ada rewards yang diberikan. Nilai yang dikumpulkan atau complement items lainnya. Selain itu jika games dilakukan secara berkelompok, biasanya akan menaikkan level atau grading sehingga secara tidak langsung hal ini juga memicu rasa percaya diri mereka.

📲 Technology-Friendly


Saat anak-anak memegang gadget dan bermain games artinya mereka tengah berinteraksi dengan teknologi. Ada gap yang cukup jauh antara kita generasi millenial dengan para gen z anak-anak kita. Kecepatan mereka beradaptasi dengan teknologi dipastikan lebih daripada kita. Salah satunya karena mereka dengan nyaman mengenali teknologi melalui games yang dimainkan dari perangkat berbasis teknologi.

📲 Melatih Fokus dan Konsentrasi

Anak kinestetik terkadang sulit fokus mereka lebih mudah mengkoordinasikan gerak fisik secara bebas ketimbang fokus mengamati atau mendalami satu objek. Intinya mereka sulit berkonsentrasi pada satu hal dan cenderung mudah teralih pada sesuatu yang mengajaknya bergerak. 

Bermain games membantu melatih mereka untuk fokus pada satu hal yang biasanya enggan mereka lakukan. Bisa dihitung dalam hitungan saat Paksi sedang fokus pada satu hal, Ia akan mudah teralihkan dan memilih untuk melakukan kegiatan lain yang lebih menuntut gerak fisik.  Salah satu cara melatih fokusnya sekaligus mendapatkan sensasi fun adalah dengan bermain games sesuai dengan minat dan kesukaaannya. 

Model Games Apa Yang Disukai Anak Kinestetik?

Setiap anak, bahkan sesama type kinestetik,  punya kecenderungan pada jenis games yang berbeda-beda. Saya sempat tanyakan kepada Paksi. "Adek kan aslinya gak betah berdiam, apalagi main games lama-lama. Tapi kalau sedang main games, games apa sih yang Adek suka dan akhirnya betah?" 

"Games yang membutuhkan strategi, games yang model kita bisa membangun apa yang kita mau bu, trus aku juga suka model pertahanan seperti ini bu, terus aku juga suka games yang menantang gitu." 

Panjang lebar penjelasannya, kata kuncinya strategi, membangun/mendesain, pertahanan, dan menantang.  Rupanya model atau jenis games seperti itu yang bisa membuat si kinestetik rela menyisihkan waktunya bermain di luar rumah untuk duduk tenang di depan gadgetnya. Kalau tak memenuhi ekspektasinya Ia dengan mudah bosan dan kembali bermain keluar rumah. 


Mengingat gadget yang dimiliki Paksi hanya sebuah gadget tua lungsuran, maka hal ini membatasinya untuk bisa menginstall berbagai games berbasis aplikasi. Dulu ia mendapat lungsuran gadget tua bekas Ayahnya. Smartphone high-end yang berjaya pada masanya tapi saat dilungsurkan tentu sudah tidak sekeren itu performanya sampai akhirnya benar-benar tak bisa digunakan. 

Paksi kemudian mendapatkan lungsuran dari kakaknya. Meskipun usia smartphone kakak lebih muda tapi kualitas dan performa jauh dari lungsuran Ayah. Paksi harus bersabar dengan kapasitas dan performa yang terbatas dari smartphone tersebut. Selain smartphone lungsuran, Paksi bisa main games dari PC-nya.

Lalu games apa yang bisa bersahabat dengan seorang anak kinestetik dengan smartphone yang berkapasitas kecil  dan tidak updated, atau dari PC?  games yang aman juga untuk anak-anak? Tidak banyak disela oleh iklan yang mudah membuatnya terganggu? Tapi gratis? Tampaknya saya mendapatkan jawaban yang tepat. plays.org, sebuah situs web games gratisan yang beroperasi sejak Januari 2021.


Plays.org menawarkan lebih dari 3000 games online yang seru dan pastinya gratis yang bisa dimainkan dengan cepat melalui browser tanpa mengunduh atau menginstall aplikasi sehingga tidak menghabiskan memori smartphone. Semua permainannya gratis dan juga berdurasi penuh, ideal untuk anak-anak dan orang dewasa. Kita dapat bermain melalui desktop, melalui tablet, atau ponsel.

Plays.org berisi ribuan games yang simple sebagai tempat untuk bersenang-senang, tidak bertujuan untuk mengubah identitas  atau membuat ketagihan. Tidak perlu mendaftar atau membuat akun pengguna. Kategorinya pun sangat banyak mencakup arkade, kartun, edukatif, olahraga, strategi,  simulasi, pinball, Mr. Bean, mahjong, Star Wars, Tetris, LEGO, dan banyak lagi. 




Plays.org menggunakan platform WordPress. Game dibuat sebagai aplikasi web JavaScript ringan.  Plays.org juga tidak memiliki iklan. Kabarnya murni dibuat untuk melayani satu tujuan, yakni menyediakan game untuk para gamer. Situs games untuk bersenang-senang bukan untuk mencari keuntungan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan game yang go public dengan valuasi mencapai miliaran dolar. Situs ini bertujuan untuk menjadi kebalikan dari tren semacam itu. Tidak ada simbol status atau peningkatan berbayar. 

Saat membuka situs ini memang perlu menunggu sekitar 30-60 detik untuk loading setiap game, namun setelah  memainkannya, game tersebut akan tetap disimpan dalam cache di browser web untuk jangka waktu tertentu sehingga permainan selanjutnya akan jauh lebih cepat.  Nah untuk jenis games yang kita mainkan juga akan terekam di menu my faves. Saya coba intip, apa saja games yang sering dan suka dimainkan Paksi.



Alexandria Attacks ini memang typical games yang disukai si Kinestetik. Selain tantangan menyusun strategi untuk bertahan dari para aliens (pertahanan). Games ini menuntut Paksi untuk cermat menghindari aliens sambil bertarung guna mengumpulkan koin yang dijatuhkan alien dan menggunakannya untuk membeli senjata yang lebih baik, meningkatkan kekuatan dan sekutu.


Uniknya, Paksi juga mencoba beberapa games di kategori puzzle. Salah satunya game 1930. Rupanya meskipun tampak sederhana memainkan games ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Kata Paksi dia mencoba beberapa kali, sungguh butuh kesabaran dan strategi yang pas agar bisa menyelamatkan si lingkaran hingga sampai di ujung portal game. Rupanya game 1930 ini menuntutnya untuk sabar dan fokus. Saya pikir dia akan mudah bosan, ternyata dia merasa tertantang untuk bisa menyelamatkan si lingkaran hingga akhir.

Yang juga membuat saya agak amazed, dia mencoba beberapa games model math dan puzzle. Wah saya gak sangka dung karena dia memang agak sulit di mata pelajaran math. Nah ternyata saya lihat Ia mencoba beberapa jenis games math yang menuntut kecepatan berpikir juga. Mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Selain itu juga mengasah daya ingat ketika harus mengingat di mana  letak angka yang sesuai dengan penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian di box lainnya.

Dia tampaknya mencoba beberapa jenis games math ini. Hmm saya penasaran, tapi saya biarkan karena itu artinya Ia mencoba keluar dari zona nyamannya dan mau mencoba hal yang biasanya dihindarinya.


Tampaknya jika ingin lebih santai Paksi juga mencoba game yang ringan namun tetap menuntut fokus seperti Hidden Objects. Wah ini sih game kesukaan saya. Kami kadang memainkan game yang ini berdua. Kadang saya yang agak terlewat dan sulit menemukan objek yang harus dicari, namun di lain waktu saya yang menemukannya lebih dulu. Kami seseruan bareng.

Memang ada begitu banyak pilihan games, kita bisa memilih via menu kategori atau secara random. Banyak kategori yang tentunya dalam masing-masing kategori ada banyak ragam games di dalamnya. Oh iya situs ini berkembang terus dan selalu ada permainan yang baru ditambahkan bahkan bisa setiap minggu. Untuk melihat games baru, bisa cuss ke plays.org/games.

Daripada penasaran coba aja lihat sendiri dan coba mainkan ya. Caranya segampang ituh!
  • Buka website plays.org.
  • Pilih game yang kita mau bisa dari highlight yang sudah ada atau mau coba explore dan cari dulu sesuai keinginanmu, bisa dari menu kategori, dari menu random, atau pick one yang mana kamu mau juga gak papa kok. Scroll aja ke bawah buat nyari yang kamu mau. Lalu pilih!
  • Baca petunjuk gamenya ya, ada di bagian bawah game. Jadi scroll aja.
  • Game bisa dimainkan dari tampilan halaman awal setelah kita klik, tapi kalau mau fullscreen klik play this game now (di atas halaman) atau play "nama game" as stand alone web app (di atas halaman juga ya) atau ada backlink "here" di bawah display game kalimat "alternatively kids and parents can play this -nama game- as a web application 'here'.
  • Terus main deh!
Oh iya situs ini cukup fair dan membuka diri untuk selalu mendapatkan masukan dan review dari penggunanya. Nah di setiap bagian akhir dari suatu game kita akan menemukan kolom di mana kita bisa menyampaikan komen, masukan, atau sharing apapun terkait games tersebut. Kita bisa memberikan penilaian dan masukan sehingga membantu pengembangan game tersebut. 

Kamu boleh share pengalaman kamu juga ya, saat mencoba berbagai games di situs ini. Kira-kira ada yang cocok dan bisa jadi games pilihan si kecil yang aman di rumah? yang mana nih? Jangan lupa tinggalkan ceritamu di kolom komentar.

38 comments

  1. Anak-anak aku juga lumayan sering nih main di plays.org ini. Asik karena pilihan gamesnya buanyaakk. Tapi pilihan gamesnya seputar puzzle dan matematika, mereka lebih seneng itu

    ReplyDelete
  2. Kecerdasan kinestetik pada anak bisa dikembangkan melalui aktivitas fisik, bereksperimen, hingga permainan seperti game yang seru untuk anak

    ReplyDelete
  3. Ya Allah.. Aku jadi inget pertama kali main ke sini, waktu itu Paksi masih keciiiil banget, mulai dari aku masih belum nikah 🤣 Eh tau-tau kok sekarang udah punya channel sendiri. Mana subscribernya udah ratusan pula. ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, sekarang dah gede anaknya...

      Delete
  4. main games bisa jadi bermanfaat kalau pengaturan waktunya disesuaikan dengan umur anak.
    Aku dan anak-anak juga beberapa kali main games di plays.org ini,
    varian permainannya banyak terus edukatif juga

    ReplyDelete
  5. Anak2 kinestetik senang bermain game online tipe membangun atau merancang gitu ya mbak? Mendesain bangunan dan semacamnya cocok banget tuh jadi betah ya. Nyaman main games di plays org ini soalnya ga ada iklan hehehe. AKu dan anak2 juga suka main kayak hidden object, puzzle atau main jadi pelayan pizza hehehe. Mantap pokoknya :D

    ReplyDelete
  6. anak-anak saya kalau di rumah juga nggak bisa diam mbak apa mereka anak kinestetik juga ya? heu. jujur masih belum ketemu nih dua anak saya itu tipe anak kinestetik, visual atau yang lainnya

    ReplyDelete
  7. Wah banyak gamenya ya di plays.org bahkan yang klasik kayak tetris juga ada, toss dulu mas, Alde anakku juga suka bikin konten game tapi di TikTok lumayan biar dia makin kreatif yaa

    ReplyDelete
  8. Anak kinestetik memang tidak bisa diam ya mbak, mereka senang bergerak
    Kalau dikasih game seperti ini, tentu mereka akan hepi ya

    ReplyDelete
  9. Mau coba juga nih buka2 buat anakku , pilihan banget bermain games sambil belajar ya di Plays.org ,, biasanya sabtu or minggu nih kalau akuh buat anak2 main gamesnya

    ReplyDelete
  10. Gamenya lucu-lucu banget itu kalau untuk anak-anak ya, tapi memang anakku di rumah juga suka bermain hp sih. Tapi setiap hari selalu dibatasi, durasi maksimal 1 jam sehari tapi ini dibagi 30 menit setiap sesinya.

    ReplyDelete
  11. Selama tidak menyita waktu dan semua kewajiban dilakukan dengan baik, maka anak anak boleh main game
    Game tidak selamanya buruk dan saya suka yang megasah otak mereka

    ReplyDelete
  12. Anak2 zaman now kyknya sejak bayi udah terpapar gadget ya mbak, Jadi yaaa mau gak mau itu bukan benda asing buat mereka. Kalau saya pribadi sih saya fasilitasi aja, apalagi anaknya suka koding, bikin video2 animasi dll. Cuma memang sebagai ortu kita yangkontrol agar mereka juga punya kehidupan sosial yang baik dan juga sering2 bergerak gak di depan gadget mulu :D

    ReplyDelete
  13. Aku sih merasa kemampuan bahasa Inggris baik reading maupun speaking in good pronounciation jadi meningkat banget setelah memainkan game. Tapi tetap harus dipantau screentimenya hehe.

    ReplyDelete
  14. Anak2 main game bisa dibilang salah satu me time ya. Bontot aku juga. Kalo udh capek sekolah istirahat dulu, buka yutub sebentar trs ngaji sampai jelang magrib

    ReplyDelete
  15. Mbaak seneng banget loh punya anak kinestetik. Kayaknya tenaganya nggak abis -abis ya. Di saat anak-anak lain anteng dengan gadget nya anak kinestetik lebih suka main dan bergerak ya.

    Tapi sekali-kali bagus juga ya mai games buat Paksi. Anakku juga belajar bahasa INGGRIS dari games kadang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idem mbak, anakku juga belajar Bahasa Inggris dari game atau YouTube gtu. Apalagi anak2 tu cepat sekali menyerap pelajaran apapun jadi makin mudah menguasainya, apalagi kalau ortunya juga memfasilitasi dengan baik ya.

      Delete
  16. Paksi si anak kinestetik yaaa.. main games dan udah punya channel gemsss. Wah paksi nambah canggih. Anak2 kayak paksi pas terdiam pasti aneh 😂 indikator sehatnya adalah bergerak ya paksi. Yg penting mainnya dibatasi ya berarti mba biar nggak kebablasan

    ReplyDelete
  17. Udah setua aku gini, main game online juga pasti di plays.org kok.. Lumayan banget buat ngilangin stres. Pilihan gamenya banyak. Yang game jadul juga ada kan..

    ReplyDelete
  18. Anakku juga Kinestetik mbak, suka banget main diluar bahkan sampe kadang seharian mainnya hahaha.. Tapi kalau udah pegang hape ya milih di rumah, saya sih masih yes ngasih gadget ke anak, pengen ngenalin dia digital biar nggak gaptek. Apa aja sih baik menurut saya, agar sesuai porsi yaa...

    ReplyDelete
  19. anakku juga kinestetik, suka main games. Emang seru lihatnya tapi harus juga didampingi, kadang kalau kesal kalah main malah marah-marah sendiri.

    ReplyDelete
  20. Bagaimanapun teknologi dibuat memang baik ya untuk memudahkan kita dan berkembang juga. Untuk anak-anak juga banyak manfaatnya jika kita sebagai orang tua pintar-pintar dalam mengontrol penggunaannya

    ReplyDelete
  21. Ngegame buat anak gak selalu buruk ya, Mak. Bisa jadi malah membuat dirinya lebih tertantang dan ada hal-hal positif lainnya juga. Mantuul banget, nih

    ReplyDelete
  22. Anakku banget ini kinestetik... Seru juga rekomendasinya gamesnya ya, nanti mau deh dicoba karena memang biasanya aku suka kasih jatah dia untuk bermain game minimal sehari itu maksimal 15 menit saat hari sekolah, cukuplah ya menyelesaikan misi salah satu gamesnya.

    ReplyDelete
  23. Saya sih yes. Selama anak bermain nya didampingi dan sambil disounding akan karakter baik gak masalah. Justru lebih berbahaya jika anak dibiarkan bermain sendiri bahkan sampai mencuri waktu

    ReplyDelete
  24. Anak anak nggk bisa dicegah mengakses gadget, yang ada harus ada batasannya ya mbak

    ReplyDelete
  25. Bener banget, games ini banyak manfaatnya buat anak tipe kinestetik. Kayak anak kedua deh. Dia sangat kinestetik. Jadinya saat main game, dia sangat lincah. Pas ikutan lomba, dia sering menang. Btw, banyak juga ya games di Plays.org. Aku jadi kepengen main nih. Cari yang cocok ah..

    ReplyDelete
  26. Bener banget, games ini banyak manfaatnya buat anak tipe kinestetik. Kayak anak kedua deh. Dia sangat kinestetik. Jadinya saat main game, dia sangat lincah. Pas ikutan lomba, dia sering menang. Btw, banyak juga ya games di Plays.org. Aku jadi kepengen main nih. Cari yang cocok ah..

    ReplyDelete
  27. anak yang menunjukkan tanda-tanda kebutuhan kinestetik yang kuat sering mendapat manfaat dari kegiatan belajar yang dinamis. Kecerdasan kinestetik pada anak bisa dikembangkan melalui aktivitas fisik, bereksperimen, hingga permainan.

    ReplyDelete
  28. Oh, jadi anak kinestetik tuh ada kecenderungan suka main games model strategi, membangun/mendesain, pertahanan, dan menantang gitu yaa..
    Jadi anaknya lebih banyak mengembangkan ide untuk sebuah permasalahan.

    ReplyDelete
  29. Paksi keren looohh... udah bisa bikin konten sendiri dan punya channel sendiri. Ayo dek, bikin konten lagi yaaa... bisa jadi youtuber dengan niche khusus nih mbak.

    ReplyDelete
  30. Wih, Paksi keren amat! Itu viewers video di kanal Youtubenya udah rame pwollll. Pengen bikin konten gitu juga, tapi ya mesti main gamenya dulu ya. Hahahaha. Dasar nih saya, asal pengen ikutan aja, padahal gak ngerti. Mupeng sama viewers doang~

    ReplyDelete
  31. Selama ngga mengganggu waktu belajarnya, main game ngga masalah terutama waktu akhir pekan dan liburan.
    Mengingat amma sama ayahnya juga seneng main game waktu kecil
    Enakna plays ini bisa dimainin di PC ya, dan ragamnya banyak. Jadi pengen coba game edukatifnya.

    ReplyDelete
  32. Kereeen Paksi, selama pandemi bisa produktif bikin game.
    Main game selama dalam kadar tertentu OK sih buat anak. Betul, bahasa Inggris juga meningkat. Ia jadi tahu istilah-istilah in English.

    ReplyDelete
  33. Ada plus minusnya kasih gadget ke anak..nah aku tergolong banyak sisi positifnya mbaa sejak kecil aku siapkan yg edukatif baik tontonan maupun gamesnya...jd anak2 bs lanacr cas cis cus bhs english dr gadget...bisa baca dkk dr situ...
    Untuk waktu aku atur skrg dah gedhe jg masih aku atur meski gadget buat sekolah

    ReplyDelete
  34. anakku juga mulai suka mbak main game di laptop. memang sih sekarang sulit ya menghindarkan anak kita dari gadget orang sekarang juga belajar pakai bantuan gadget

    ReplyDelete
  35. Keren Paksi, dari kesukaannya main game, nggak cuma sekedar main, bahkan bikin channel khusus tentang game di youtube, dan subscribernya juga sudah ratusan.

    ReplyDelete
  36. Aku termasuk yang pro gadget ke anak karena mereka akan hidup sesuai zamannya. Gadget bermata dua, jadi kalau ada yang salah, berarti salah pemakainya.

    Beruntung ada saluran-saluran game seperti ini untuk anak-anak, sehingga main game pun ada edukasinya ya gak cuma main.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini. Comment yang masuk saya moderasi terlebih dahulu ya. Mohon tidak meninggalkan link hidup.